BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Perairan DIY sampai 16 Agustus
Wisatawan memadati kawasan pantai Parangtritis, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Kamis (23/1/2025). BMKG DIY mengimbau agar wisatawan dan masyarakat untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi. --Foto: Anam AK/diswayjogja.id
KULONPROGO, diswayjogja.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di perairan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Gelombang diprakirakan mencapai 2,5 hingga 4 meter dan berpotensi terjadi hingga Minggu (16/8/2026).
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Yogyakarta, Feriomex Hutagalung, mengatakan kondisi gelombang tinggi tersebut dipengaruhi dinamika atmosfer dan laut di wilayah selatan Jawa.
Berdasarkan pemantauan dan analisis kondisi atmosfer serta laut terkini, angin timuran di sekitar wilayah selatan Jawa dapat mencapai kecepatan 17 knot atau sekitar 32 kilometer per jam. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan tinggi gelombang dalam beberapa hari ke depan.
BACA JUGA : 22 Kecelakaan Wisata Terjadi di Pantai Gunungkidul, Rescue Istimewa Bakal Dilengkapi Jet Ski
"Tinggi gelombang 2,5 - 4,0 meter berpeluang terjadi di perairan Kulon Progo, perairan Bantul, perairan Gunungkidul, serta Samudera Hindia Selatan Jawa," ujar Feriomex melalui keterangan tertulis, Kamis (13/8/2026).
BMKG mengingatkan bahwa kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius, terutama bagi masyarakat yang melakukan aktivitas pelayaran maupun kegiatan di kawasan pesisir.
BMKG menyampaikan terdapat sejumlah batas kondisi yang perlu diperhatikan terkait keselamatan pelayaran.
Untuk perahu nelayan, risiko keselamatan perlu diwaspadai apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
BACA JUGA : Ombak Besar Seret Dua Bocah di Pantai Goa Cemara Bantul, Sang Kakak Belum Ditemukan
BACA JUGA : Nelayan Hilang di Pantai Baru Bantul Ditemukan Tewas Setelah Dua Hari Pencarian
Sementara kapal tongkang perlu memperhatikan kondisi ketika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
Adapun untuk kapal feri, kondisi yang perlu diwaspadai terjadi ketika kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: