BRSPA DIY Gelar Puncak Hari Anak Nasional 2026, Tegaskan Komitmen Pengasuhan Ramah Anak
BRSPA DIY Gelar Puncak Hari Anak Nasional 2026, Tegaskan Komitmen Pengasuhan Ramah Anak--FOTO : ist/diswayjogja.id
SLEMAN, diswayjogja.id – Balai Rehabilitasi Sosial dan Pengasuhan Anak (BRSPA) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Aula BRSPA Unit Bimomartani, Sabtu (25/7). Kegiatan menjadi penutup rangkaian peringatan HAN yang telah berlangsung selama sepekan dengan mengusung tema nasional "Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045" serta tema DIY "Hamemangun Hambeg Patraping Siwi, Mahanani Raharjaning Nagari."
Acara dihadiri perwakilan Pemerintah Daerah DIY, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY, Dinas Sosial DIY, serta berbagai pemangku kepentingan yang bergerak di bidang perlindungan anak.
Kepala BRSPA DIY Danang Samsurizal mengatakan peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi bentuk komitmen BRSPA dalam menghadirkan lingkungan pengasuhan yang aman, inklusif, ramah anak, dan mengutamakan kepentingan terbaik bagi setiap anak.
"Seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan wujud komitmen BRSPA dalam menciptakan lingkungan pengasuhan yang aman, inklusif, ramah anak, dan berpihak pada kepentingan terbaik anak demi terwujudnya Generasi Indonesia Emas 2045," ujar Danang.
BACA JUGA : Meriahkan Hari Anak Nasional 2026, RSUD Brebes Bagikan Bingkisan Pada 100 Pasien Anak
BACA JUGA : Kasus Kekerasan Anak Masih Mengancam, Pembinaan Keluarga Balita Harus Diperkuat
Rangkaian kegiatan HAN BRSPA telah berlangsung sejak 20 hingga 25 Juli 2026. Berbagai agenda digelar, mulai dari pembukaan Hari Anak Nasional, sesi berbagi mengenai bahaya penggunaan gawai, peningkatan kapasitas safeguarding bagi pengelola balai, hingga puncak acara yang diisi pentas seni anak-anak asuh BRSPA.
Sejumlah pertunjukan tari turut memeriahkan acara, di antaranya Tari Gegala, Caping Ayu, Soleram, Indonesia Kaya, Angguk Joss, dan Dirandra Matala yang dibawakan anak-anak asuh BRSPA dari Unit Bimomartani maupun Gunungkidul.
Selain pentas seni, kegiatan juga diisi pengenalan Forum Anak serta sosialisasi Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) sebagai layanan yang memberikan edukasi dan pendampingan bagi keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Melalui peringatan Hari Anak Nasional 2026, BRSPA DIY berharap kolaborasi antara pemerintah, keluarga, dan masyarakat semakin kuat dalam memenuhi hak-hak anak sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak menuju Indonesia Emas 2045.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
