Fasih Berbahasa Inggris, Endah Suseno Jadi Jembatan Wisatawan Dunia Mengenal Kotagede
Fasih Berbahasa Inggris, Endah Suseno Jadi Jembatan Wisatawan Dunia Mengenal Kotagede--FOTO : Dhani Irawan/diswayjogja,id
YOGYAKARTA, diswayjogja.id – Di balik lorong-lorong sempit yang eksotis, tembok-tembok kuno, dan jejak kejayaan Kerajaan Mataram Islam di Kotagede, ada sosok yang setia menyambut para wisatawan. Namanya Endah Suseno. Dengan kemampuan berbahasa Inggris yang fasih, pria 70 tahun asli Kotagede itu menjadi jembatan yang menghubungkan sejarah Kotagede dengan wisatawan dari berbagai penjuru dunia.
Setelah pensiun dari biro perjalanan wisata, Endah memilih mengabdikan dirinya sebagai pemandu wisata di kawasan heritage Kotagede. Selama tiga tahun terakhir, ia aktif mendampingi wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat sejarah kawasan yang menjadi cikal bakal berdirinya Kerajaan Mataram Islam.
Kotagede yang berada di sisi tenggara Kota Yogyakarta, berbatasan dengan Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, merupakan tanah perdikan yang dahulu dihadiahkan Sultan Pajang Hadiwijaya kepada Ki Ageng Pemanahan. Dari kawasan inilah Kerajaan Mataram Islam kemudian berkembang.
Kini, Kotagede menjadi salah satu destinasi favorit wisata sejarah. Selain dikenal sebagai sentra kerajinan perak, kawasan ini memiliki banyak peninggalan bersejarah seperti Masjid Gedhe Mataram, kompleks makam raja-raja Mataram, sendang, hingga lorong-lorong kampung yang masih mempertahankan suasana khas masa lampau.
BACA JUGA : Ketika Ketoprak Dianggap Sepi Peminat, Warga Kotagede Justru Membuktikan Seni Tradisi Ini Masih Bernapas
BACA JUGA : Di Tengah Gempuran Ponsel, Puluhan Anak Kotagede Pilih Menabuh Gamelan
Berbekal pengalaman di dunia pariwisata, Endah mampu menjelaskan sejarah Kotagede dengan bahasa yang mudah dipahami. Kemampuan bahasa Inggris yang dimilikinya membuat ia kerap dipercaya mendampingi wisatawan mancanegara.
Menurut Endah, meski informasi tentang Kotagede kini mudah diakses melalui internet, banyak wisatawan tetap membutuhkan penjelasan langsung agar memperoleh pemahaman yang lebih mendalam.
"Informasi di internet memang banyak, tetapi wisatawan sering ingin mengetahui cerita-cerita di balik bangunan bersejarah maupun filosofi yang tidak tertulis," katanya.
Ia menjelaskan, masyarakat Jawa memiliki nilai-nilai filosofis yang sangat kuat. Hampir setiap bangunan maupun tradisi di Kotagede mengandung makna kehidupan.
BACA JUGA : Wisata Sejarah Jakarta 2026, Liburan Edukasi Jakarta Destinasi Ikonik Bernuansa Klasik Paling Estetik
BACA JUGA : 7 Destinasi Wisata Sejarah di Jakarta, Yuk Kunjungi Bisa Liburan Sambil Belajar
Nilai toleransi juga menjadi salah satu hal yang selalu ia sampaikan kepada para tamu. Menurutnya, banyak peninggalan Mataram Islam yang masih menampilkan corak Hindu-Buddha sebagai bentuk penghormatan kepada masyarakat yang saat itu masih memeluk kedua agama tersebut.
Sering menerima tamu dari berbagai negara membuat Endah menyusun sendiri sebuah buku panduan sederhana tentang Kotagede dalam bahasa Inggris. Buku itu menjadi pegangan bagi wisatawan asing agar lebih mudah memahami sejarah, budaya, dan nilai-nilai yang terkandung di kawasan heritage Kotagede.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

