Dikira Hampir Tabrak Teman, Mahasiswa Sleman Jadi Korban Pengeroyokan Brutal
Polresta Sleman mengungkap kasus pengeroyokan terhadap seorang mahasiswa di Seyegan, Kamis (4/6/2026). Empat pelaku ditangkap setelah menganiaya korban hingga mengalami dua gigi patah akibat kesalahpahaman di jalan.--dok. IST
SLEMAN, diswayjogja.id - Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polresta Sleman mengungkap kasus pengeroyokan yang terjadi di wilayah Seyegan, Kabupaten Sleman. Empat pelaku berhasil diamankan setelah diduga melakukan aksi kekerasan terhadap seorang mahasiswa hingga mengalami luka serius, termasuk dua gigi patah.
KBO Satreskrim Ipda Kiswanto menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 05.30 WIB di Jalan Godean–Seyegan, tepatnya di sebelah utara SPBU Seyegan.
Korban berinisial MNZ (24), seorang pelajar/mahasiswa asal Margodadi, Seyegan. Sementara empat pelaku yang diamankan masing-masing berinisial RSA (20), FAA (22), FYH (18), dan FAR (16).
Menurut Ipda Kiswanto, kejadian bermula saat korban bersama seorang temannya pulang dari sebuah warung makan di kawasan Jalan Godean sekitar pukul 05.00 WIB.
BACA JUGA : Diduga Salah Sasaran, Mahasiswa Sleman Jadi Korban Pengeroyokan di Seyegan
BACA JUGA : 5 Pelaku Pengeroyokan di Pundong Bantul Ditangkap, Korban Dipukul Batu dan Dirampok
“Dalam perjalanan, korban merasa dibuntuti oleh dua sepeda motor yang masing-masing berboncengan. Korban sempat dihentikan oleh para pelaku di wilayah Cebongan dan ditanyai terkait rombongan pengendara motor yang sedang mereka cari,” ujarnya dalam konferensi pers di Polresta Sleman, Kamis (4/6/2026).
Setelah menjelaskan bahwa dirinya hanya berdua dan baru pulang makan, korban sempat melanjutkan perjalanan. Namun saat melintas di depan SMP Negeri 1 Seyegan, para pelaku kembali menghentikannya dan mengajak korban menuju lapangan untuk menyelesaikan persoalan.
Korban menolak ajakan tersebut dan memilih pulang. Akan tetapi, setibanya di sebelah utara SPBU Seyegan, korban kembali dicegat.
“Korban dipukul pada bagian mulut, ditendang beberapa kali pada bagian perut dan tubuh, serta disabet menggunakan sabuk gesper hingga mengenai lutut kiri. Setelah melakukan pengeroyokan, para pelaku langsung melarikan diri,” jelasnya.
BACA JUGA : DPRD DIY Desak Hukuman Berat Pelaku Kasus Pengeroyokan Bantul dan Daycare, Usul Bentuk Satgas Khusus
BACA JUGA : Kronologi Lengkap Remaja Bantul Tewas Dikeroyok Geng, Ditusuk 14 Kali
Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami memar pada lutut kiri, kuku jari tengah tangan kanan terlepas, bibir bawah memar, nyeri pada bagian perut, serta dua gigi bagian atas patah.
Korban kemudian menjalani pemeriksaan medis di RS At-Turots Al Islamy sebelum melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Sleman.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: