DPUPKP Sleman Kebut Pembangunan 11 Ruas Jalan pada 2026, Anggaran Tembus Rp108 Miliar
Kepala DPUPKP Kabupaten Sleman, Sukarmin, Selasa (12/5/2026), menyebutkan pihaknya mengalokasikan anggaran Rp108 miliar untuk program jalan halus pada 2026. Sebanyak 11 ruas jalan, tiga jembatan, serta perbaikan jalan desa menjadi prioritas pembangunan.--FOTO: Anam AK/diswayjogja.id
SLEMAN, diswayjogja.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman mengalokasikan anggaran sebesar Rp108 miliar untuk pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan pada tahun 2026. Anggaran tersebut naik signifikan dibanding dua tahun sebelumnya sebagai bagian dari realisasi visi Bupati Sleman mewujudkan program “jalan halus” demi mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman, Sukarmin, mengatakan peningkatan anggaran tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat kualitas infrastruktur jalan.
"Ini menunjukkan komitmen dari Pak Bupati beserta Pak Wakil untuk mewujudkan misinya, yaitu jalan halus. Beliau meyakini dengan kondisi jalan yang halus, roda perekonomian akan bergerak lebih baik, pelayanan meningkat, mobilisasi barang dan jasa lancar, sehingga mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat," ujar Sukarmin di kantor DPUPKP Sleman, Selasa (12/5/2026).
Dia menjelaskan, pada 2024 anggaran infrastruktur jalan hanya sekitar Rp58 miliar, lalu turun tipis menjadi Rp57 miliar pada 2025, sebelum melonjak hampir dua kali lipat pada 2026.
BACA JUGA : Talud Ambrol hingga Jalan Tertutup, Dampak Hujan Deras di Sleman
BACA JUGA : Antisipasi Banjir, DPUPKP Kota Yogyakarta Tambah Sumur Resapan dan Normalisasi Sungai
Untuk pembangunan jalan baru, pada 2025 hanya tersedia anggaran Rp19 miliar untuk lima ruas jalan sepanjang 3,1 kilometer. Sementara pada 2026 meningkat menjadi Rp45,4 miliar untuk 11 ruas jalan dengan total panjang 11,8 kilometer.
Selain itu, penggantian jembatan dialokasikan Rp5,3 miliar untuk tiga jembatan dan 14 gorong-gorong, sedangkan pemeliharaan berkala jalan mencapai Rp26,8 miliar.
"Ini peningkatan yang cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya. Kami targetkan awal Juni seluruh paket pekerjaan sudah berkontrak agar realisasi fisik dan keuangan bisa berjalan optimal pada semester pertama," katanya.
Tak hanya jalan kabupaten, Pemkab Sleman juga mulai mengalokasikan Rp8,6 miliar untuk membantu perbaikan jalan desa.
BACA JUGA : Sleman Percepat Perbaikan Jalan Rusak di Banyurejo
BACA JUGA : Jalan Rusak Parah dan Merasa Dianaktirikan, Warga Tantang Bupati Hingga DPRD Brebes Datang ke Desa Kamal
Menurut Sukarmin, kebijakan ini lahir dari banyaknya laporan kerusakan jalan poros desa yang selama ini belum tertangani secara maksimal setelah program bantuan stimulan aspal desa berhenti.
"Kondisi jalan desa ini memang banyak yang memprihatinkan. Karena itu tahun ini mulai kami bantu. Kalau dirata-rata sekitar Rp100 juta per desa. Harapannya ke depan bisa terus meningkat sesuai kebutuhan," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: