Pemkab Bantul Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Selama Ramadan

Pemkab Bantul Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Selama Ramadan

Aktivitas pedagang cabai rawit di Pasar Bantul. Harga cabai sempat menembus Rp90 ribu per kilogram dan kini kembali naik menjadi Rp84 ribu selama Ramadan.--Foto: Disway Jogja

BANTUL, diswayjogja.id - Pemerintah Kabupaten Bantul memastikan harga dan ketersediaan bahan pokok selama dua pekan pertama Ramadan masih dalam kondisi terkendali. 

Meski beberapa komoditas sempat mengalami kenaikan harga, pasokan kebutuhan pokok masyarakat dipastikan tetap aman hingga menjelang Lebaran.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUKMPP) Bantul, Prapta Nugraha, mengatakan pemerintah daerah terus melakukan pemantauan harga di sejumlah pasar tradisional untuk mengantisipasi lonjakan harga yang signifikan.

Menurutnya, salah satu komoditas yang mengalami fluktuasi harga cukup terasa adalah cabai rawit. 

Dalam beberapa pekan terakhir, harga cabai rawit sempat menyentuh angka Rp90.000 per kilogram.

“Cabai rawit pada beberapa pekan kemarin tembus Rp90.000 per kilogram. Saat kami melakukan sidak di Pasar Imogiri pekan lalu, harganya sudah turun di angka Rp75.000. Namun sekarang kembali naik menjadi sekitar Rp84.000 per kilogram,” katanya, Jumat (6/3/2026). 

BACA JUGA : ASN Grebeg Pasar Takjil demi Dongkrak UMKM Sleman

BACA JUGA :  Harga Gula Turun Jadi Rp15.500, Operasi Pasar Gunungkidul Tekan Lonjakan Sembako

Ia menjelaskan, perubahan harga tersebut masih tergolong wajar karena permintaan cabai biasanya meningkat selama Ramadan. 

Selain itu, faktor pasokan dari daerah produsen juga turut memengaruhi harga di pasar.

Meski harga cabai rawit mengalami naik turun, Prapta menegaskan bahwa kondisi ini tidak berdampak pada stabilitas bahan pokok lainnya.

Sejumlah komoditas utama seperti beras, daging sapi, dan telur ayam masih relatif stabil.

“Komoditas seperti beras, daging sapi, dan telur harganya masih stabil. Kalaupun ada kenaikan itu hanya sedikit. Yang jelas untuk stoknya kami pastikan aman,” ujarnya.

Menurutnya, fluktuasi harga selama Ramadan merupakan pola yang hampir terjadi setiap tahun.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: