GKR Hemas Dorong Jogja Agro Park Kulon Progo Jadi Taman Edukasi dan Wisata Agro

GKR Hemas Dorong Jogja Agro Park Kulon Progo Jadi Taman Edukasi dan Wisata Agro

Jogja Agro Park Nanggulan dikembangkan sebagai kawasan pembenihan, edukasi, dan wisata agro, Wakil Ketua DPD RI, GKR Hemas (kanan), Senin (2/3/2026), dorong penguatan citra dan ekonomi Kulon Progo.--dok. Pemda DIY

KULON PROGO, diswayjogja.id - Wakil Ketua DPD RI, GKR Hemas, menyebutkan kawasan Jogja Agro Park di Kapanewon Nanggulan kini direalisasikan sebagai sentra pembenihan sekaligus diproyeksikan menjadi kawasan edukasi dan wisata berbasis pertanian.

“Ini sebetulnya yang diharapkan oleh Ngarso Dalem sebagai tempat untuk pembenihan dan pembelajaran pembibitan. Dan ini ternyata sekarang sudah mulai, sudah terealisasi sebagian. Tapi yang jadi tujuannya oleh Pak Aris dan Pak Bupati, khususnya untuk Pak Bupati berharap ini menjadi taman edukasi bagi anak-anak,” ujar GKR Hemas di Jogja Agro Park, Kulon Progo, Senin (2/3/2026). 

Menurut GKR Hemas, pengembangan kawasan sebagai eduwisata diharapkan mampu menjadi ruang belajar bagi generasi muda untuk memahami sektor pertanian secara komprehensif.

“Jadi gimana kita harapkan ini menjadi tempat belajar anak-anak kita di dalam mengetahui pertanian, dalam mengetahui apa sih yang dimakan dan apa saja yang harus mereka ketahui,” katanya.

BACA JUGA : Satukan 5 Event Ultra, Indonesia Trail Run Series Bidik Wisata Olahraga Dunia

BACA JUGA : Okupansi Hotel Jogja Turun Awal Ramadan, PHRI DIY Incar Wisatawan Malaysia-Singapura

Ia juga mengapresiasi fasilitas, berbagai inovasi, serta pengembangan benih unggul yang telah tersedia. Ke depan, kawasan ini diharapkan mampu menopang sektor wisata dan menggerakkan perekonomian lokal.

“Jadi kita juga harus menerima tamu dan juga bisa menghidupi tempat ini sebagai kunjungan wisata,” tegasnya.

Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, menyatakan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk menumbuhkembangkan Jogja Agro Park sebagai kawasan multifungsi.

“Sehingga kami Kulon Progo mempunyai tanggung jawab untuk dapat menumbuhkembangkan tempat ini sebagai tempat sarana edukasi dan juga pengenalan bagi masyarakat, serta juga bisa sebagai tempat untuk pelatihan-pelatihan,” tuturnya.

BACA JUGA : GKR Hemas Minta DPD RI Harus Jadi Garda Penguatan Otonomi Daerah

BACA JUGA : Jadi Magnet Wisata, Barongsai dan Liong Meriahkan Imlek 2577 di Stasiun Yogyakarta

Agung menambahkan, sektor pariwisata menjadi salah satu unggulan daerah. Namun Jogja Agro Park tidak diarahkan sebagai wisata massal, melainkan wisata minat khusus berbasis pengalaman (experience).

“Di sini minat khususnya bisa agro. Agro secara komplit belajar dari tanaman pangan, hortikultura, perikanan, peternakan, buah-buahan, ada semua,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: