59 Titik Longsor Terjadi di DIY, BPBD Siagakan 36 Personel TRC dan 125 Brimob

59 Titik Longsor Terjadi di DIY, BPBD Siagakan 36 Personel TRC dan 125 Brimob

Hujan deras yang mengguyur DIY pada 15–18 Februari 2026 memicu 59 titik longsor di lima kabupaten/kota, BPBD DIY menyiagakan 36 personel TRC dan 125 Brimob, sementara 15 KK di Gunungkidul mengungsi.--dok. BPBD DIY

YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Rabu, 18 Februari 2026 sejak pukul 12.50 WIB, di mana cuaca ekstrem tersebut berdampak di sejumlah wilayah kabupaten/kota.

Di Kota Yogyakarta, tercatat empat titik terdampak di Kemantren Ngampilan, Wirobrajan, Umbulharjo dan Danurejan. Dampaknya meliputi tiga pohon tumbang, satu dahan patah, dua akses jalan kampung terganggu serta satu jaringan wifi terdampak. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Sementara di Kabupaten Gunungkidul, terdapat delapan titik terdampak di Kapanewon Wonosari, Semanu, Patuk dan Playen. Cuaca ekstrem menyebabkan sembilan pohon tumbang, dua rumah rusak, dua akses jalan terganggu, satu jaringan listrik terdampak serta satu kendaraan mengalami kerusakan. Nihil korban jiwa.

Kabupaten Bantul menjadi wilayah dengan dampak terbanyak, yakni 25 titik terdampak di tujuh kapanewon: Kasihan, Sewon, Bantul, Sanden, Pleret, Jetis dan Sedayu. Dampak yang dilaporkan antara lain 12 akses jalan terganggu dan 14 rumah mengalami kerusakan.

BACA JUGA : Hujan Lebat Disertai Angin Kencang, Rumah Warga Rusak dan Tebing Longsor di Prambanan

BACA JUGA : Hujan Deras Picu Longsor, Warga Nanggulan Kulon Progo Selamatkan Diri Saat Rumah Ambruk

Selain laporan harian, BPBD DIY mencatat hujan lebat pada 15–16 Februari 2026 memicu tanah longsor di 59 titik yang tersebar di Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Gunungkidul dan Kulon Progo.

Dampaknya meliputi kerusakan rumah, fasilitas publik, akses jalan, talud, hingga jaringan listrik dan internet. Sebanyak 15 kepala keluarga (31 jiwa) di Gunungkidul tercatat mengungsi.

Kepala Pelaksana BPBD DIY Agustinus Ruruh Haryata menegaskan pihaknya telah menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC) guna mengantisipasi potensi longsor susulan maupun bencana hidrometeorologi lainnya.

"Tim TRC kurang lebih ada 36 personel dan mereka sudah memiliki kemampuan lapangan yang cukup memadai," ujar Ruruh saat dihubungi, Kamis (19/2/2026).

BACA JUGA : Hujan Lebat Picu Pohon Tumbang di Purbayan, Teras Rumah Rusak dan Kerugian Capai Rp15 Juta

BACA JUGA : Hujan Deras dan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Kalasan, Parkiran Sepeda Siswa Ambruk

Menurut dia, TRC BPBD DIY diterjunkan sebagai tim pendamping cadangan apabila kabupaten/kota membutuhkan bantuan tambahan. BPBD DIY juga berkoordinasi dengan Satbrimob Polda DIY yang menyiagakan 125 personel.

"Kalaupun nanti masih dibutuhkan tambahan personel lagi, Brimob DIY itu ada kurang lebih 600 personel yang siap siaga di dalam menghadapi bencana," katanya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: