Nostalgia Kolonial di Vietnam, Ini Rekomendasi Penginapan Bertema Klasik dan Estetik di Hoi An

Nostalgia Kolonial di Vietnam, Ini Rekomendasi Penginapan Bertema Klasik dan Estetik di Hoi An

The Signature Hoi An--

diswayjogja.id – Bepergian ke Vietnam sering kali membawa kita pada sebuah dilema antara modernitas kota besar dan ketenangan masa lalu. Namun, jika ada satu tempat yang mampu menghentikan waktu dan membawa Anda kembali ke abad ke-15, tempat itu adalah Hoi An. Kota pelabuhan kuno yang kini menyandang status sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO ini bukan sekadar destinasi wisata; ia adalah sebuah galeri hidup yang memamerkan perpaduan budaya Timur dan Barat dalam balutan warna kuning mustard yang ikonik.

Bagi wisatawan asal Indonesia, Hoi An menawarkan sesuatu yang terasa akrab sekaligus eksotis. Bayangkan menyusuri jalanan berbatu yang diapit oleh bangunan-bangunan berarsitektur kolonial, di mana lampion kain beraneka warna mulai berpendar saat senja menyapa permukaan sungai. Suasananya yang romantis dan melankolis menjadikan kota ini sebagai tempat pelarian sempurna bagi mereka yang ingin menjauh sejenak dari kebisingan kota metropolitan seperti Jakarta atau Surabaya.

Namun, pengalaman di Hoi An tidak akan lengkap jika Anda hanya sekadar melintas sebagai pengunjung harian. Untuk benar-benar meresapi jiwa kota ini, memilih tempat menginap yang selaras dengan karakter historisnya adalah sebuah keharusan. Banyak penginapan di sini yang berhasil mengubah bangunan tua menjadi hotel butik mewah tanpa menghilangkan identitas aslinya, memberikan kesempatan bagi tamu untuk merasakan sensasi hidup di era kejayaan jalur sutra.

Memilih akomodasi yang tepat di Hoi An berarti memilih cerita yang ingin Anda kenang. Apakah Anda lebih menyukai kemegahan arsitektur kolonial Perancis, kesederhanaan minimalis yang hangat, atau kedekatan dengan alam di tepi sungai? Artikel ini akan mengulas sepuluh pilihan hotel bernuansa vintage dan estetik yang tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga memberikan kenyamanan modern yang tak tertandingi di tengah atmosfer masa lalu yang kental.

BACA JUGA : Menilik Pesona Masjid Jogokariyan, Berikut ini Akomodasi bagi Wisatawan Religi di Jogja

BACA JUGA : Menelusuri Jejak Prawirotaman dan Ragam Akomodasi Estetik di Kota Jogja

The Signature Hoi An

Visual paling melekat dari Hoi An adalah rumah-rumah tua berdinding kuning dengan aksen kayu gelap. Di The Signature Hoi An, Anda tidak hanya melihat pemandangan tersebut, tetapi menjadi bagian di dalamnya. Terletak strategis di pinggiran kawasan Kota Tua, hotel ini menampilkan fasad yang megah namun tetap bersahaja.

Setiap unit kamar dirancang dengan ruang yang lega, menggunakan ornamen kayu yang memberikan kesan hangat dan tradisional. Bagi para pencinta konten visual, kolam renang outdoor-nya merupakan area paling menarik karena dikelilingi oleh bangunan bergaya vintage. Fasilitas tambahan berupa sepeda gratis dan layanan jemputan ke Pantai An Bang menjadikan hotel seharga Rp 1,3 jutaan ini paket lengkap untuk liburan yang elegan.

Yzistel

Hotel ini berhasil memadukan elemen modern dengan palet warna ceria yang mencerminkan semangat Hoi An. Interiornya sangat stylish, memastikan setiap sudut ruangan bisa menjadi latar foto yang menarik untuk media sosial Anda.

Meski lokasinya sedikit berada di luar area utama yang bising, Yzistel menawarkan ketenangan ekstra bagi mereka yang menghargai kualitas istirahat. Dengan harga yang sangat kompetitif mulai dari Rp 300 ribu, hotel ini membuktikan bahwa estetika tinggi tidak harus selalu dibayar mahal.

De An Hotel

Bagi wisatawan yang peduli terhadap isu lingkungan namun tetap menginginkan kenyamanan, De An Hotel hadir sebagai pilihan cerdas. Penginapan ini mengusung konsep ramah lingkungan yang terlihat dari pemilihan amenitas berbahan alami di setiap kamarnya. Desain interiornya merupakan perpaduan antara gaya kontemporer bersih dengan detail tradisional yang halus.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: