Destinasi Budaya, Sejarah dan Kuliner Singkawang Menjelang Imlek 2026
Pasar Hongkong Singkawang--
diswayjogja.id – Memasuki awal tahun 2026, antusiasme masyarakat Indonesia untuk merencanakan perjalanan liburan mulai meningkat, terutama menjelang perayaan Tahun Baru Imlek. Jika Anda masih bingung menentukan tujuan untuk mengisi hari libur tersebut, Kota Singkawang di Kalimantan Barat hadir sebagai opsi yang sangat menjanjikan. Kota yang menyandang julukan sebagai "Kota Seribu Kelenteng" ini dikenal memiliki aura perayaan Imlek yang paling semarak dan autentik di seluruh Indonesia, bahkan sering disebut-sebut menyerupai suasana di negeri tirai bambu.
Singkawang bukan sekadar kota biasa; ia adalah simbol dari harmonisasi budaya dan toleransi yang begitu kental. Setiap sudut kota seolah bersiap menyambut kedatangan tahun baru dengan balutan ornamen merah yang mendominasi. Bagi para pelancong, mengunjungi Singkawang saat musim Imlek bukan hanya soal berwisata, melainkan sebuah perjalanan untuk merasakan denyut tradisi Tionghoa yang telah terjaga selama ratusan tahun. Dari aroma dupa yang menenangkan hingga keceriaan lampion yang menghias langit malam, kota ini menawarkan pengalaman yang memanjakan panca indera.
Daya tarik utama Singkawang terletak pada keberagaman wisatanya yang tidak hanya terbatas pada aspek religi. Wisatawan akan disuguhi perpaduan apik antara arsitektur bangunan bersejarah yang megah, ruang-ruang edukasi yang menyimpan memori masa lalu, hingga pusat kuliner yang memanjakan lidah. Liburan ke sini sangat ideal untuk dilakukan bersama keluarga besar, pasangan, maupun rombongan teman, karena setiap destinasi yang ada telah dikelola sedemikian rupa agar tetap relevan dan nyaman bagi semua kelompok usia.
Agar perjalanan Anda di tahun 2026 nanti terasa lebih maksimal, memahami titik-titik ikonik yang wajib dikunjungi adalah hal yang sangat krusial. Perencanaan yang matang akan membantu Anda menghindari kepadatan arus wisatawan dan memastikan setiap momen berharga dapat terdokumentasi dengan baik. Sebagai panduan perjalanan Anda, berikut adalah ulasan mendalam mengenai rekomendasi tempat wisata di Singkawang yang siap menyemarakkan momen liburan Tahun Baru Imlek Anda dengan kesan yang tak terlupakan.
BACA JUGA : Destinasi Kuliner Sunda Paling Ikonik di Kota Medan Sejak 1985, Telusuri Melaty Parahyangan
BACA JUGA : Menjelajahi Cita Rasa Wisata Kuliner Siang Hari di Kawasan Pasar Gede Solo
Pasar Hongkong
Destinasi ini merupakan titik kumpul favorit bagi warga lokal maupun turis untuk menikmati suasana malam dengan nuansa Tionghoa yang sangat kental. Pasar ini biasanya mulai berdenyut pada sore hari sekitar pukul 16.00 hingga pukul 22.00 WIB. Yang menarik, akses masuk ke kawasan ini sepenuhnya gratis, sehingga Anda bisa bebas berjalan santai sambil melihat-lihat.
Di sepanjang koridor pasar, Anda akan menemukan beragam gerobak kuliner yang menyajikan makanan tradisional legendaris hingga jajanan modern yang sedang populer. Saat musim Imlek tiba, ribuan lampion merah akan digantung di sepanjang area pasar, menciptakan pemandangan yang sangat fotogenik untuk diabadikan. Suara riuh rendah penjual dan pembeli, aroma makanan yang menggoda, serta pendar cahaya lampu hias menjadikan Pasar Hongkong sebagai lokasi terbaik untuk wisata kuliner sekaligus merasakan langsung semangat kekeluargaan masyarakat Singkawang.
Vihara Tri Dharma Bumi Raya
Vihara Tri Dharma Bumi Raya bukan sekadar tempat ibadah biasa; ia merupakan salah satu vihara tertua dan memiliki nilai sejarah paling tinggi di Kota Singkawang. Terletak di pusat kota, vihara ini mudah dijangkau dan terbuka bagi umum setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 18.00 WIB. Meski tidak dipungut biaya tiket masuk, para pengunjung biasanya memberikan donasi sukarela sebagai bentuk partisipasi dalam pemeliharaan bangunan suci ini.
Arsitektur vihara ini sangat menonjol dengan ukiran naga yang detail serta patung dewa-dewi yang memiliki nilai artistik tinggi. Saat perayaan Imlek, tempat ini menjadi pusat perhatian karena banyaknya umat yang datang untuk bersembahyang memanjatkan syukur. Bagi wisatawan non-religi, berkunjung ke sini adalah kesempatan emas untuk belajar tentang filosofi budaya dan melihat bagaimana tradisi Tionghoa masih dipraktikkan dengan sangat khidmat di tengah masyarakat modern. Ketenangan yang ada di dalam vihara memberikan kontras yang menarik dengan keramaian kota di luar gerbangnya.
BACA JUGA : Menjelajahi Kelezatan Lewat Destinasi Kuliner Oriental Terbaru di Kota Medan
BACA JUGA : Daftar Restoran Chinese Food Terbaik di Yogyakarta untuk Perayaan Imlek
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: