Bobol Mesin Swap Station, Pasutri Gondol 5 Baterai Senilai Rp25 Juta di Sleman
Petugas Polsek Depok Barat menunjukkan barang bukti lima baterai SWAP tipe 64 V yang diamankan dari pasutri asal Semarang dalam kasus pencurian mesin swap station di Sleman--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id
SLEMAN, diswayjogja.id - Modus pencurian berbasis teknologi terungkap di wilayah Depok Barat, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sepasang suami istri asal Kota Semarang diduga membobol mesin swap station atau mesin penukar baterai dengan cara memanipulasi sistem penguncian slot.
Akibat aksi tersebut, lima unit baterai SWAP tipe 64 V raib dengan total kerugian mencapai Rp25 juta.
Kapolsek Depok Barat, Kompol Abdul Jalil, mengatakan peristiwa ini terjadi pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 22.00 WIB di Circle K POP Mart, Jalan Laksda Adisucipto, Caturtunggal, Depok, Sleman.
Kasus tersebut baru terungkap keesokan harinya setelah pihak pengelola sistem menerima laporan adanya kejanggalan pada mesin.
“Pelapor mendapatkan informasi dari manajemen kantor SWAP Jakarta bahwa terjadi dugaan pencurian baterai di lokasi. Setelah itu, kami melakukan penyelidikan dan menemukan adanya manipulasi pada mekanisme penguncian slot baterai,” katanya saat konferensi pers di Aula Polsek Depok Barat, Kamis (29/1/2026).
BACA JUGA : Kapolsek Depok Timur Sebut Dini Hari Waktu Paling Rawan Pencurian di Kos Mahasiswa Sleman
BACA JUGA : Persela Lamongan Curi Satu Poin di Maguwoharjo, Bima Sakti Puji Kerja Keras Pemain
Korban dalam kasus ini berinisial MAAR (21), seorang mahasiswa asal Bengkulu Tengah, Bengkulu.
Ia melaporkan bahwa sistem mesin swap station menunjukkan anomali, seolah-olah pintu slot telah terkunci sempurna meskipun secara fisik tidak ditutup.
Menurutnya, pelaku diduga menggunakan alat tertentu untuk mengubah status door lock dari kondisi terbuka menjadi terkunci tanpa perlu menutup pintu slot.
Akibatnya, sistem mesin merespons seolah-olah proses pengembalian baterai telah selesai dan secara otomatis membuka slot baterai pengganti.
“Dengan cara itu, pelaku bisa menggunakan satu unit baterai yang sama untuk melakukan penukaran berulang kali. Dari hasil penyelidikan, mereka berhasil mengambil lima baterai SWAP tipe 64 V dari mesin yang sama,” ucapnya.
Pelaku masing-masing berinisial ZAI (32), seorang wiraswasta, dan SN (29), ibu rumah tangga. Keduanya merupakan warga Kota Semarang, Jawa Tengah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: