Gempa Guncang Jogja, Pegawai Gedung 6 Lantai Turun Lewat Tangga Darurat
Gempa bumi magnitudo 4,5 mengguncang Bantul dan Yogyakarta, Selasa (27/1/2026), pegawai Gedung Pacific Yogyakarta turun melalui tangga darurat usai gempa, situasi kondusif berkat pelatihan evakuasi bencana, BMKG sebut gempa akibat aktivitas Sesar Opak.--dok. IST
SLEMAN, diswayjogja.id – Gempa bumi yang mengguncang wilayah Bantul dan sekitarnya, Selasa (27/1/2026) siang, turut dirasakan di Kota Yogyakarta dan wilayah Kabupaten Sleman.
Getaran gempa membuat sejumlah pegawai di Gedung Pacific Yogyakarta, Jalan Laksda Adisucipto, Demangan Baru, Caturtunggal, Depok, turun ke luar gedung melalui tangga darurat.
Gedung Pacific Yogyakarta merupakan gedung perkantoran setinggi enam lantai. Saat gempa terjadi, sebagian pegawai memilih menghentikan aktivitas sementara dan melakukan evakuasi secara mandiri.
Salah satu pekerja swasta, Nur Romat (23), mengatakan situasi di gedung relatif kondusif meski sempat terjadi kepanikan ringan.
BACA JUGA : Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Bantul, Pengunjung Kafe Sempat Deg-degan dan Evakuasi Mandiri
BACA JUGA : Dampak Gempa Pacitan, 16 Kereta Api di Yogyakarta Sempat Dihentikan
“Sekitar 15 menit setelah kejadian, kami turun. Tidak terlalu panik karena sebelumnya sudah ada pelatihan evakuasi bencana,” ujarnya.
Menurutnya, pelatihan evakuasi yang telah dilakukan sebelumnya membuat proses keluar gedung berlangsung tertib. Pegawai turun melalui tangga darurat sesuai lantai masing-masing.
“Ada yang dari lantai satu hanya turun satu lantai ke ground, ada juga yang dari lantai lima turun lima lantai lewat tangga,” kata Nur Romat.
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi terjadi pada Selasa (27/1/2026) pukul 13.15.32 WIB.
BACA JUGA : Merapi Tetap Siaga, Data BPPTKG Ungkap Ratusan Gempa dan Guguran Lava
BACA JUGA : BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di DIY, Hujan Lebat Diprakirakan 27–29 Januari
Gempa tercatat berkekuatan magnitudo 4,5 dengan pusat gempa berada di darat, sekitar 16 kilometer arah timur Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada kedalaman 11 kilometer.
Kepala Stasiun Geofisika Sleman, Ardhianto Septiadhi, menyebut gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas Sesar Opak. Getaran dirasakan di Bantul, Gunungkidul, Kulon Progo, Sleman, Kota Yogyakarta, dan Klaten dengan intensitas III MMI, atau setara getaran seperti truk bermuatan melintas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: