Pria Muda Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Dekat Sekolah Yogyakarta

Pria Muda Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Dekat Sekolah Yogyakarta

Seorang pria berusia 23 tahun ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di sebuah pohon di kawasan Jalan Kahar Muzakir, Kelurahan Terban, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Kamis (22/1/2026).--dok. Polresta Jogja

YOGYAKARTA, diswayjogja.id — Seorang pria berusia 23 tahun ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di sebuah pohon di kawasan Jalan Kahar Muzakir, Kelurahan Terban, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Kamis (22/1/2026).

Kasihumas Polresta Yogyakarta, Iptu Gandung Harjunadi, mengatakan peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 05.30 WIB oleh seorang pegawai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang tengah menyapu jalan di lokasi kejadian.

“Pegawai DLH melihat seseorang dalam kondisi tergantung di pohon, kemudian melaporkan kejadian itu kepada petugas keamanan SMP Negeri 8 Yogyakarta,” ujar Iptu Gandung saat dikonfirmasi.

Setelah menerima laporan, pihak keamanan sekolah menghubungi Bhabinkamtibmas Terban Aiptu Triroso. Sekitar pukul 06.00 WIB, informasi tersebut diteruskan kepada anggota Polsek Gondokusuman yang sedang piket.

BACA JUGA : Digantung di Teras Rumah, Burung Murai Batu Rp150 Juta Digasak Maling di Bantul

BACA JUGA : Bus Tabrakan dengan Sepeda Motor di Temon Kulon Progo, Pengendara Motor Tewas

Petugas kepolisian kemudian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan memastikan adanya korban dalam kondisi tidak bernyawa. Polisi lalu memanggil Unit Identifikasi Polresta Yogyakarta serta Palang Merah Indonesia (PMI) untuk proses pemeriksaan awal.

“Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan korban berinisial NJP (23), warga Gamping, Sleman,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, korban ditemukan meninggal dunia dengan kondisi tergantung menggunakan tali rafia berwarna hitam yang diikatkan pada pohon dan melilit leher korban. Polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Setelah proses identifikasi, jenazah korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA : Ibu dan Anak dari Cangkringan Sleman Tewas dalam Kecelakaan Bus di Tol Krapyak

BACA JUGA : Tragis, Remaja 16 Tahun Tewas Tenggelam di Menoreh River Camp Kulon Progo

Dalam peristiwa ini, polisi juga mencatat keterangan sejumlah saksi, yakni Sopiyan (35), pegawai DLH asal Sleman, serta Anton (44), petugas keamanan SMP Negeri 8 Yogyakarta asal Bantul.

“Hingga saat ini, kami masih mendalami latar belakang dan penyebab peristiwa tersebut,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: