Dirut Angkasa Pura Indonesia Temui Sri Sultan, Bahas Penguatan Konektivitas dan Peluang Open Sky di YIA

Dirut Angkasa Pura Indonesia Temui Sri Sultan, Bahas Penguatan Konektivitas dan Peluang Open Sky di YIA

Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia, Muhammad Rizal Pahlevi (tengah), usai bertemu dengan Gubernur DIY Sri Sultan HB X, di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (13/1/2026) menegaskan kesiapan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA).--FOTO: Anam AK/diswayjogja.id

YOGYAKARTA, diswayjogja.id – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) menyatakan kesiapan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) untuk mendukung kebijakan Open Sky serta penguatan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia, Muhammad Rizal Pahlevi, usai bertemu dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, menyebutkan pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus penyampaian perkembangan Angkasa Pura Indonesia pascamerger Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II menjadi satu entitas, yakni Angkasa Pura Indonesia.

“Kami menyampaikan peran Angkasa Pura Indonesia sebagai operator bandara, khususnya terkait Bandara YIA yang selama ini terus kami tingkatkan konektivitas dan penerbangannya, baik yang sudah berjalan maupun peluang penerbangan baru ke depan,” ujar Risal usai pertemuan dengan Sri Sultan di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (13/1/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Rizal menyebutkan bahwa pihaknya juga mendapatkan dukungan dari Gubernur DIY terhadap program-program yang dijalankan Angkasa Pura Indonesia. Di sisi lain, Angkasa Pura Indonesia siap berperan aktif mendukung program pemerintah daerah.

BACA JUGA : Puncak Penumpang KA Bandara YIA Diprediksi 21 Desember, Market Share Tembus 62 Persen

BACA JUGA : Hadapi Lonjakan Nataru, KAI Bandara Operasikan 50 Perjalanan per Hari di Yogyakarta

“Bukan hanya soal bandara, tetapi bagaimana kita membangun ekosistem bersama, di dalamnya ada sektor pariwisata, tourism, dan berbagai kegiatan yang memanfaatkan layanan penerbangan,” katanya.

Dia menambahkan, komunikasi dengan Gubernur DIY berlangsung cair dan terbuka. Kedua belah pihak saling bertukar informasi terkait perkembangan yang telah dilakukan Angkasa Pura Indonesia di bawah holding InJourney.

Menurut Rizal, InJourney tidak hanya mengelola bandara, tetapi juga mencakup pengelolaan destinasi wisata, hotel, serta berbagai layanan pendukung pariwisata lainnya. Hal tersebut dinilai mampu memberikan dukungan terintegrasi bagi daerah-daerah yang memiliki potensi pariwisata besar, termasuk Yogyakarta.

Menanggapi wacana pengusulan Open Sky Jogja, Rizal menegaskan bahwa dari sisi kesiapan bandara, YIA sangat memadai untuk melayani penerbangan tambahan, termasuk penerbangan internasional.

BACA JUGA : Dirut Railink Buka Suara soal Gangguan KA Bandara YIA, Pastikan Tak Ada Penumpang Tertinggal

BACA JUGA : YIA Resmi Jadi Bandara Embarkasi dan Debarkasi Haji 2025, Layani Jemaah DIY dan Jawa Tengah

“Secara kapasitas dan slot, kami siap. Kapasitas bandara YIA saat ini masih sangat mumpuni. Fasilitas runway, terminal, imigrasi, karantina, hingga bea cukai juga siap memberikan layanan terbaik,” tegasnya.

Dengan kesiapan tersebut, Angkasa Pura Indonesia berharap penguatan konektivitas penerbangan melalui Bandara YIA dapat semakin mendorong pertumbuhan pariwisata serta perekonomian DIY dan sekitarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: