KAFI Jogja Minta Maaf dan Terima Putusan Komdis PSSI DIY Terkait Insiden Liga 4

KAFI Jogja Minta Maaf dan Terima Putusan Komdis PSSI DIY Terkait Insiden Liga 4

Pemain UAD FC, Amirul Muttaqin, tergeletak usai terjadi insiden tendangan "kungfu" saat pertandingan lanjutan Liga 4 Piala Gubernur DIY 2025/2026 antara KAFI FC dan UAD FC di Lapangan Sitimulyo, Selasa (6/1/2026).--dok. 78 Sportaiment

YOGYAKARTA, diswayjogja.id – Klub KampungQu Football Indonesia (KAFI) Jogja menyampaikan permohonan maaf secara resmi atas insiden yang terjadi pada pertandingan lanjutan Liga 4 Piala Gubernur DIY 2025/2026 antara KAFI FC dan UAD FC di Lapangan Sitimulyo, Selasa (6/1/2026).

CEO KAFI Jogja, Heri Kurniawan, menegaskan bahwa insiden yang menimpa pemain UAD FC, Amirul Muttaqin, tidak terjadi dengan sengaja. 

“Pemain kami melakukan kecerobohan saat mencoba menyapu bola dengan kaki terlalu tinggi sehingga mengenai pemain UAD FC. Tidak ada niatan untuk mencederai lawan,” ujar Heri dalam pernyataan resmi klub, Kamis (8/1/2026).

Manajemen dan tim pelatih KAFI pun telah memberikan teguran keras kepada pemain yang bersangkutan. Heri menambahkan, pihak klub berencana melakukan silaturahmi kepada Amirul, keluarga, dan tim UAD FC untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung.

BACA JUGA : Insiden Liga 4 Piala Gubernur DIY 2025, Pemain KAFI FC Diberi Sanksi Larangan Sepakbola Seumur Hidup

BACA JUGA : PSS Sleman Jalani Dua Laga Tanpa Penonton di Maguwoharjo, Imbas Sanksi Komdis PSSI

Selain itu, KAFI Jogja menyatakan menerima sepenuhnya seluruh putusan Komite Disiplin (Komdis) PSSI DIY terkait insiden tersebut. 

Keputusan Komdis yang menjerat pemain Dwi Pilihanto Nugroho dengan sanksi larangan beraktivitas sepakbola seumur hidup dan denda telah diterima dengan baik oleh klub. 

“Kami memberhentikan saudara Dwi Pilihanto Nugroho sebagai pemain KAFI karena terbukti bersalah melanggar kode disiplin PSSI 2025,” jelasnya.

KAFI Jogja menegaskan komitmennya menjunjung tinggi fair play dan nilai sportivitas dalam sepakbola. 

BACA JUGA : PSIM Jogja Taklukkan Semen Padang, Van Gastel: Kemenangan yang Pantas

BACA JUGA : Main 10 Pemain Lawan Kendal Tornado FC, Kevin Gomes Soroti Kepemimpinan Wasit

“Kami akan senantiasa menegakkan prinsip fair play dan tidak mentolerir tindakan yang mencederai nilai-nilai sportivitas,” tuturnya.

Sebagai klub baru, KAFI juga menyampaikan rasa terima kasih atas masukan dari berbagai pihak yang peduli pada kemajuan sepakbola tanah air, dan berharap insiden serupa tidak terjadi lagi di masa depan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: