Pedagang Mulai Cek Kios, Pasar Terban Yogyakarta Segera Beroperasi
Revitalisasi Pasar Terban Yogyakarta resmi rampung dan dijadwalkan mulai beroperasi pada 10 Januari 2026, nomor resmi untuk pedagang terpampang di kios satu persatu, di mana Pasar Terban kini dengan wajah baru yang lebih modern, bersih, dan tertata rapi.--Foto: Anam AK/diswayjogja.id
YOGYAKARTA, diswayjogja.id – Revitalisasi Pasar Terban, salah satu pusat aktivitas ekonomi warga Kota Yogyakarta, telah rampung dan dijadwalkan mulai beroperasi pada 10 Januari 2026 mendatang.
Rampungnya pembangunan pasar tersebut mendapat respons positif dari para pedagang yang mulai bersiap kembali berjualan.
Sejumlah pedagang terlihat mendatangi Pasar Terban untuk mengecek kondisi kios masing-masing, pada Selasa (6/1/2026), mereka sekaligus mempersiapkan pemindahan barang dagangan dari shelter sementara ke pasar yang kini tampil lebih modern, bersih, dan tertata rapi.
Salah satu pedagang, Nanik, warga Kampung Pingit, Jetis, mengaku antusias menyambut beroperasinya kembali Pasar Terban. Ia berharap pasar dengan wajah baru ini mampu menjadi sumber rezeki yang lebih baik dibandingkan sebelumnya.
BACA JUGA : Pemkot Yogyakarta Targetkan Pasar Terban Beroperasi Penuh Mulai 10 Januari 2026
BACA JUGA : Hasto Ingin Pasar Terban Jadi Modern dan Berintegritas, Tekankan Kejujuran Pedagang dan Digitalisasi
“Harapannya tentu bisa jadi sumber rezeki baru. Pasarnya sekarang lebih bagus, lebih modern, dan bersih,” ujar Nanik.
Nanik mengungkapkan, dirinya telah hampir 20 tahun menggantungkan hidup dengan berjualan di Pasar Terban. Ia menjual berbagai kebutuhan pakan ternak, khususnya pakan ayam, seperti jagung, D1, D2, bekatul, dan jenis pakan lainnya. Menurutnya, Pasar Terban sudah menjadi bagian penting dari perjalanan hidup dan mata pencahariannya.
Selama proses revitalisasi berlangsung, Nanik terpaksa berjualan di shelter sementara di kawasan Jalan Babaran. Kondisi tersebut diakuinya berdampak pada penurunan omzet penjualan.
Dengan selesainya revitalisasi dan rencana operasional pasar pada 10 Januari mendatang, Nanik berharap pendapatannya dapat kembali normal, bahkan meningkat. Ia berencana memindahkan seluruh barang dagangannya ke Pasar Terban pada Rabu dan Kamis (7–8/1/2026).
BACA JUGA : Jelang Operasional, Pasar Terban Mulai Tempati Zonasi Baru untuk 500 Pedagang
BACA JUGA : Desember 2025, Pedagang Pasar Terban Akan Pindah ke Bangunan Baru
“Saya pilih besok dan lusa supaya tidak tergesa-gesa, jadi lebih santai saat memindahkan barang-barang,” katanya.
Di Pasar Terban, Nanik akan menempati kios nomor 134 di lantai satu. Ia menilai kios tersebut jauh lebih nyaman dibandingkan sebelumnya. “Kiosnya lebih bersih, rapi, dan enak buat jualan,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: