Menjelajahi Lorong Waktu Kode Rahasia di Museum Sandi Yogyakarta, Simak Info Lengkapnya Berikut Ini
Museum Sandi Yogyakarta--
diswayjogja.id – Yogyakarta tidak pernah kehabisan cara untuk memikat hati para pelancong. Selain kemegahan Keraton dan keriuhan Malioboro, kota ini menyimpan permata tersembunyi yang menawarkan pengalaman wisata edukatif sekaligus penuh misteri. Di sudut kawasan Kotabaru yang asri, berdiri sebuah bangunan megah yang menjadi saksi bisu perjalanan komunikasi rahasia bangsa ini. Tempat tersebut adalah Museum Sandi, sebuah institusi yang mendedikasikan diri untuk menjaga warisan kriptografi dan sejarah persandian yang mungkin belum banyak diketahui oleh masyarakat luas.
Berbeda dengan destinasi wisata pada umumnya yang mengandalkan keindahan visual semata, Museum Sandi mengajak pengunjungnya untuk berpikir dan menyelami kerumitan kode-kode di masa lalu. Sebagai satu-satunya museum kriptografi di Asia, keberadaannya menjadi sangat krusial dalam memberikan edukasi mengenai pentingnya keamanan informasi, bahkan sejak zaman kerajaan kuno hingga era modern sekarang. Di sini, pengunjung tidak hanya menjadi penonton pasif, tetapi seolah diajak menjadi bagian dari intelijen negara yang sedang menjalankan misi rahasia.
Suasana tenang di kawasan Kotabaru dengan deretan pohon rindang dan bangunan bergaya kolonial menambah kesan mendalam saat kita melangkahkan kaki menuju museum ini. Gedung yang ditempati pun bukan sembarang bangunan; ia memiliki nilai sejarah yang tinggi sebagai bekas Kantor Kementerian Luar Negeri RI. Arsitektur bergaya Indis yang kental membuat setiap sudut museum ini sangat fotogenik, namun tetap mempertahankan aura keseriusan dan kerahasiaan sesuai dengan tema utamanya.
Bagi mereka yang jenuh dengan rutinitas wisata yang itu-itu saja, mengunjungi Museum Sandi adalah keputusan yang cerdas. Tanpa dipungut biaya masuk, siapa pun bisa mengakses pengetahuan kelas dunia tentang bagaimana sebuah pesan rahasia mampu mengubah jalannya sejarah sebuah bangsa. Mari kita bedah lebih dalam mengenai apa saja yang menarik dari destinasi unik yang terletak di jantung Kota Gudeg ini.
BACA JUGA : Jemput Harapan di Titik Kemeriahan Malam Pergantian Tahun 2026 di Yogyakarta, Berikut Info Selengkapnya
BACA JUGA : Daftar Oleh-Oleh Khas Yogyakarta Paling Awet dan Diburu Wisatawan, Simak Informasi Selengkapnya Berikut Ini
Mengenal Lebih Dekat Museum Sandi
Identitas dan Aksesibilitas Lokasi
Museum Sandi beralamat tepat di Jalan Faridan M. Noto Nomor 21, Kotabaru, Kecamatan Gondokusuman, Yogyakarta. Lokasinya sangat strategis karena hanya berjarak sekitar 2 kilometer dari titik nol Malioboro maupun dua stasiun utama di Yogyakarta. Bangunan dua lantai yang diresmikan pada akhir Januari 2014 ini menjadi rumah bagi berbagai koleksi mesin sandi dan dokumen bersejarah yang sangat langka.
Menariknya, untuk menikmati semua fasilitas dan ilmu di sini, pengunjung tidak dikenakan biaya alias gratis. Namun, perlu diperhatikan jadwal operasionalnya agar perjalanan Anda tidak sia-sia. Museum ini menyambut tamu pada hari Selasa hingga Kamis mulai pukul 09.00 sampai 18.00 WIB. Pada hari Jumat, jam kunjung diperpanjang hingga pukul 21.00 WIB untuk memberikan sensasi wisata malam. Sementara pada akhir pekan (Sabtu dan Minggu), museum tutup lebih awal pada pukul 15.00 WIB. Perlu diingat bahwa hari Senin dan libur nasional museum ini tidak beroperasi.
Panduan Rute Menggunakan Transportasi Umum
Bagi wisatawan yang menggunakan kereta api, akses menuju museum ini sangat mudah. Jika Anda tiba di Stasiun Tugu (Stasiun Yogyakarta), Anda bisa memanfaatkan layanan bus Trans Jogja Koridor 3B dari Halte TPB Jlagran menuju Halte Sudirman Santika. Dari sana, Anda cukup berjalan kaki sekitar 500 meter melewati Jembatan Gondolayu menuju arah Kotabaru.
Sedangkan bagi yang turun di Stasiun Lempuyangan, perjalanan bisa ditempuh dengan berjalan kaki singkat menuju Halte Kridosono untuk menaiki Trans Jogja Koridor 11. Bus ini akan mengantar Anda langsung dan turun tepat di depan pintu masuk museum di Halte TJ Kotabaru. Kemudahan akses ini menjadikan Museum Sandi sebagai pilihan tepat bagi pelancong mandiri yang mengandalkan transportasi publik.
Menjelajahi Ruang demi Ruang
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: