Sleman Maksimalkan Fasilitas dan Koordinasi, Merapi-Kaliurang Jadi Magnet Nataru

Sleman Maksimalkan Fasilitas dan Koordinasi, Merapi-Kaliurang Jadi Magnet Nataru

Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Edy Winarya, saat ditemui media di Sleman, menjelaskan persiapan fasilitas dan koordinasi wisata Nataru 2025–2026--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id

SLEMAN, diswayjogja.id - Kabupaten Sleman kembali menjadi magnet wisatawan Natal dan Tahun Baru (Nataru). 

Dinas Pariwisata Sleman mencatat lonjakan kunjungan di sejumlah destinasi unggulan. 

Selama periode 15–31 Desember 2025 hingga 1–5 Januari 2026 total kunjungan wisatawan ke Sleman mencapai 437.213 orang.

Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Edy Winarya, mengatakan, sebelumnya sudah memprediksi pergerakan wisatawan. 

"Saya sampaikan bahwa kita memperkirakan jumlah wisatawan yang akan berkunjung ke tempat ini. Jadi, angka 250–300 ribu itu ada dasarnya. Artinya, jika target tahun 2024 rata-rata kita pasang 500 ribu, ini juga akan menguntungkan pergerakan wisata pada tahun 2025," katanya, Kamis (1/1/2026). 

Ia menambahkan, pihaknya juga memantau lama tinggal wisatawan dan aktivitas belanja. 

BACA JUGA : Sleman Magnet Wisatawan Nataru 2025-2026, 437 Ribu Pengunjung

BACA JUGA : Kadin–Disperindag Sleman Dorong Investasi Berbasis Lokal, Sleman Utara Jadi Kawasan Ekonomi Baru

“Lama tinggal wisatawan, termasuk belanja wisata, juga kita pantau. Kita terus memprediksi hal ini agar strategi pariwisata lebih efektif," ucapnya. 

Selain itu, Dinas Pariwisata Sleman mengeluarkan surat edar terkait kenyamanan, keamanan, dan suasana ceria selama Nataru. 

“Penggunaan pariwisata yang berkaitan dengan kenyamanan, keamanan, dan suasana ceria di Nataru sudah kita sertakan dalam surat edar yang kita keluarkan,” ujarnya.

Ia mengatakan hal ini berkat kerjasama dari stakeholder, pelaku pariwisata, dan pihak terkait lainnya yang terlibat.

Koordinasi tersebut dilakukan di berbagai lokasi, termasuk layanan jeep, agar pelayanan wisatawan lebih optimal. 

“Misalnya, jeep beberapa waktu lalu, atau sebelumnya, sudah kita lakukan koordinasi terkait cara memberikan pelayanan yang baik kepada wisatawan. Kita juga bersama-sama menyiapkan kesiapan di titik-titik wisata,” tuturnya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: