Menjelajahi Keindahan dan Warisan Seni di Museum Srihadi Soedarsono, Cek Ulasan Lengkapnya Berikut Ini
Museum Srihadi Soedarsono--
diswayjogja.id – Kota Bandung telah lama mengukuhkan posisinya sebagai kiblat kreativitas di Indonesia. Sejak zaman kolonial hingga era digital saat ini, kota yang dijuluki Paris van Java ini terus melahirkan inovasi yang tak ada habisnya, mulai dari tren mode yang progresif hingga eksplorasi kuliner yang menggugah selera. Namun, di balik keriuhan industri kreatif tersebut, Bandung menyimpan sisi spiritual dan intelektual yang dalam melalui apresiasi seni rupa yang tumbuh subur di berbagai sudut kota.
Perjalanan seni di Bandung tidak bisa dilepaskan dari peran institusi pendidikan dan para tokoh yang mendedikasikan hidupnya untuk keindahan visual. Atmosfer kota yang sejuk dan pemandangan alam yang asri seringkali menjadi sumber inspirasi bagi para seniman untuk menumpahkan imajinasi mereka di atas kanvas. Tak heran jika galeri-galeri seni dan ruang publik kreatif menjadi elemen penting yang membentuk identitas warga Bandung sebagai masyarakat yang menghargai nilai-nilai estetika dan kebudayaan.
Seiring berjalannya waktu, kebutuhan akan ruang apresiasi seni yang representatif semakin meningkat. Wisatawan kini tidak lagi hanya mencari pusat perbelanjaan atau tempat makan yang viral di media sosial, tetapi juga mendambakan pengalaman yang lebih bermakna dan edukatif. Mereka mencari tempat di mana mereka bisa merenung, mempelajari sejarah, dan merasakan kedekatan emosional dengan karya-karya hebat dari para maestro yang telah mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
Menjawab fenomena tersebut, sebuah destinasi wisata seni baru kini resmi memperkaya khazanah kebudayaan di wilayah Bandung Utara. Berada di kawasan Ciumbuleuit yang dikenal dengan udara segarnya, hadir sebuah ruang yang tidak hanya memanjakan mata melalui goresan kuas, tetapi juga menawarkan ketenangan melalui arsitektur yang memukau. Destinasi ini menjadi penghormatan terakhir sekaligus warisan abadi bagi salah satu pelukis paling berpengaruh dalam sejarah seni rupa modern Indonesia.
BACA JUGA : Jelajah Wisata Kuliner Bandung Menjelang Perayaan Akhir Tahun, Simak Info Lengkapnya Berikut Ini
BACA JUGA : Tempat Nongkrong Hits dan Terjangkau di Kawasan Braga Bandung
Transformasi dari Pusat Pembelajaran Menjadi Museum Abadi
Museum Srihadi Soedarsono yang terletak di Jalan Ciumbuleuit Nomor 173 ini memiliki latar belakang sejarah pendirian yang sangat menyentuh. Pada awalnya, almarhum Srihadi Soedarsono, yang merupakan seorang profesor dan pelukis legendaris sekaligus pengajar di Institut Teknologi Bandung (ITB), memimpikan sebuah tempat yang berfungsi sebagai learning centre atau pusat pembelajaran bagi generasi muda yang ingin mendalami seni rupa.
Namun, takdir berkata lain ketika sang maestro berpulang ke hadirat Tuhan pada tahun 2022. Keinginan luhur untuk berbagi ilmu tersebut kemudian diterjemahkan kembali oleh pihak keluarga menjadi sebuah museum. Mereka memutuskan untuk membuka kediaman dan koleksi pribadi mendiang kepada publik, agar gagasan dan semangat Srihadi dapat terus hidup dan dipelajari oleh masyarakat luas. Transformasi ini menjadi bukti nyata bagaimana cinta keluarga terhadap seni dapat menghasilkan sebuah fasilitas publik yang sangat berharga.
Menyingkap Koleksi yang Belum Pernah Terlihat
Hal yang membuat museum ini begitu istimewa adalah sifat koleksinya yang eksklusif. Sebagian besar karya yang dipamerkan di sini merupakan koleksi pribadi yang selama masa hidup Srihadi Soedarsono tidak pernah diperjualbelikan kepada kolektor mana pun. Karya-karya ini adalah bagian dari "jiwa" sang pelukis yang ia simpan rapat sebagai dokumentasi perjalanan batinnya selama berpuluh-puluh tahun berkarya.
Terdapat sekitar 50 lukisan terpilih yang dipajang di ruang pamer. Pengunjung dapat menyaksikan secara langsung evolusi artistik Srihadi melalui beberapa subjek yang menjadi ciri khasnya. Beberapa karya utama yang menjadi magnet perhatian antara lain adalah seri lukisan Borobudur yang megah, keanggunan Tari Bedoyo yang penuh filosofi, hingga seri Horizon yang menunjukkan kejeniusan Srihadi dalam mengolah garis cakrawala dan spektrum warna yang sangat puitis. Melihat karya-karya ini secara langsung memberikan pengalaman yang jauh berbeda dibandingkan hanya melihatnya melalui layar gawai atau buku seni.
Sinergi Seni Rupa dan Arsitektur Industrial
Daya tarik Museum Srihadi Soedarsono tidak hnya terbatas pada kanvas yang menempel di dinding. Bangunan museum itu sendiri adalah sebuah karya seni. Dirancang oleh arsitek kenamaan Indonesia, Andra Matin, gedung ini mengusung konsep industrial modern yang sangat kental. Perpaduan antara beton ekspos, pencahayaan alami yang dramatis, dan pengaturan ruang yang minimalis menciptakan suasana yang tenang namun tetap terasa hangat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: