Depok Perketat Koordinasi Pengamanan Jelang Tahun Baru
Panewu Depok, Djoko Muljanto saat ditemui media --
SLEMAN, diswayjogja.id - Menjelang perayaan tahun baru, Pemerintah Kapanewon Depok bersama kepolisian memperkuat koordinasi pengaturan aktivitas masyarakat, terutama kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan dalam skala besar.
Langkah ini ditempuh sebagai upaya menjaga ketertiban dan mengantisipasi potensi gangguan di wilayah sekitar.
Panewu Depok, Djoko Muljanto, menyampaikan bahwa pengendalian kegiatan publik tetap mengacu pada edaran resmi pemerintah, termasuk pembatasan aktivitas di sejumlah titik yang dinilai rawan keramaian.
"Terkait perayaan tahun baru, memang ada edaran mengenai pembatasan kegiatan berskala besar. Kami memastikan seluruh kebijakan tetap mengedepankan ketertiban dan kenyamanan masyarakat,” katanya, Senin (29/12/2025).
Ia menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor terus dilakukan, terutama dengan aparat kepolisian yang bertugas mengawal pengamanan lapangan serta memantau dinamika aktivitas warga selama periode libur akhir tahun.
BACA JUGA : Okupansi Hotel DIY Tembus 80 Persen Jelang Tahun Baru, Wisatawan Serbu Jogja Tanpa Reservasi
BACA JUGA : Malioboro dan Titik Nol Diprediksi Padat, Polisi Siapkan Buka Tutup Jalan Jelang Malam Tahun Baru
“Informasi terakhir dari kepolisian menyebutkan bahwa koordinasi terus dilakukan bersama pemerintah daerah, khususnya terkait pola pengamanan dan pengawasan di lokasi-lokasi strategis,” ucapnya.
Ia mengungkapkan, sejumlah hal yang sebelumnya menjadi perhatian pada perayaan Natal telah dibahas dan diklarifikasi bersama para pemangku kepentingan.
Evaluasi tersebut diharapkan menjadi pembelajaran agar perayaan tahun baru berlangsung lebih tertib dan kondusif.
"Beberapa hal kemarin sempat menjadi perhatian saat Natal, namun sudah kami klarifikasi. Ke depan, kami berupaya agar situasi tetap terkendali tanpa mengurangi ruang aktivitas masyarakat,” tuturnya.
Ia menyampaikan bahwa selama proses koordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi berlangsung, langkah penyesuaian aktivitas menjadi pilihan agar tidak terjadi pelanggaran aturan.
BACA JUGA : Sleman Siap Hadapi Lonjakan Wisatawan Tahun Baru, BBM dan LPG Aman hingga 2026
BACA JUGA : Sleman Siaga Penuh Menyambut Tahun Baru, 3.700 Relawan Siap Antisipasi Bencana
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: