Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Semarang yang Tak Boleh Terlewatkan, Simak Informasi Selengkapnya Disini
Bandeng Presto--
diswayjogja.id – Kota Semarang, yang sering dijuluki sebagai Kota Atlas, telah lama berdiri sebagai salah satu pilar pariwisata utama di Provinsi Jawa Tengah. Sebagai kota pelabuhan yang kaya akan sejarah, Semarang menawarkan harmoni yang unik antara arsitektur kolonial, tradisi peranakan yang kental, serta semangat modernitas yang dinamis. Wisatawan yang berkunjung ke sini tidak hanya dimanjakan oleh kemegahan Lawang Sewu atau eksotisme Kota Lama, tetapi juga oleh keramahtamahan penduduknya yang tercermin dalam setiap sudut kota.
Perjalanan mengelilingi Semarang seolah membawa kita melintasi lorong waktu, di mana budaya Jawa, Tionghoa, dan Eropa melebur menjadi satu identitas yang utuh. Keberagaman ini tidak hanya terlihat dari bangunan fisiknya, tetapi juga meresap ke dalam tradisi harian masyarakatnya. Bagi setiap pelancong, momen liburan di ibu kota Jawa Tengah ini tentu memberikan kesan mendalam yang ingin selalu dikenang. Salah satu cara terbaik untuk mengabadikan kenangan tersebut adalah dengan membawa pulang sedikit "potongan" dari Semarang bagi orang-orang tercinta.
Membeli oleh-oleh kini bukan lagi sekadar rutinitas akhir sebelum pulang, melainkan telah menjadi bagian integral dari pengalaman berwisata itu sendiri. Buah tangan yang kita pilih merupakan representasi dari perjalanan yang telah dilakukan dan menjadi jembatan cerita bagi keluarga maupun kerabat di rumah. Dengan memberikan oleh-oleh yang khas, kita secara tidak langsung membagikan kebahagiaan dan keunikan budaya dari daerah yang kita kunjungi. Di Semarang, pilihan oleh-oleh sangatlah melimpah, mencakup segala lini mulai dari camilan tradisional hingga produk kriya yang bernilai seni tinggi.
Pemerintah kota dan para pelaku UMKM di Semarang pun terus berinovasi untuk menyajikan produk-produk unggulan yang berkualitas. Mulai dari pusat oleh-oleh modern hingga pasar tradisional, wisatawan akan disuguhi beragam opsi yang menarik perhatian. Namun, saking banyaknya pilihan, terkadang wisatawan merasa bingung untuk menentukan mana yang paling representatif. Berikut adalah panduan mendalam mengenai daftar oleh-oleh khas Semarang yang wajib masuk ke dalam daftar belanja Anda untuk memberikan kesan yang tak terlupakan.
BACA JUGA : Nostalgia Asik Dengan Menelusuri Jejak Rasa dan Melintasi Zaman di Semarang, Simak Ulasannya Berikut Ini
Ikon Kuliner dan Jajanan Legendaris Semarang
Bandeng Presto
Berbicara soal Semarang hampir tidak mungkin jika tidak menyebutkan Bandeng Presto. Kudapan ini telah menjadi ikon kuliner yang paling melekat pada identitas kota. Dengan menggunakan teknik memasak tekanan tinggi (presto), ikan bandeng yang sejatinya memiliki banyak duri halus ini menjadi sangat lembut hingga durinya dapat dimakan tanpa rasa khawatir. Rasanya yang gurih meresap hingga ke serat daging terdalam. Biasanya, ikan ini dikemas secara higienis menggunakan vakum atau dibungkus daun pisang, menjadikannya pilihan praktis dan tahan lama untuk perjalanan jauh.
Wingko Babat
Meski namanya mengandung kata "Babat" (daerah asal aslinya), Wingko telah menjadi camilan yang identik dengan stasiun dan terminal di Semarang. Terbuat dari campuran parutan kelapa muda, tepung ketan, dan gula, kue ini menawarkan perpaduan tekstur yang menarik: garing di bagian luar namun kenyal dan lembut di dalam. Wangi kelapa yang terbakar memberikan aroma khas yang selalu menggugah selera. Saat ini, Wingko Babat hadir dengan berbagai varian rasa modern seperti cokelat, nangka, hingga durian.
Lumpia Semarang
Lumpia adalah bukti nyata akulturasi budaya Tionghoa dan Jawa di Semarang. Isian rebung (bambu muda) yang tidak berbau, dipadukan dengan telur, udang, atau ayam, menciptakan rasa manis-gurih yang unik. Kulitnya yang renyah jika digoreng, atau lembut jika versi basah, selalu dinikmati bersama saus kental manis, lokio (bawang batak), dan cabai rawit hijau. Membawa pulang Lumpia Semarang berarti membawa pulang sejarah kuliner kota ini.
Keripik Tumpi
Bagi penyuka camilan garing, Keripik Tumpi adalah pilihan tepat. Sekilas mirip dengan rempeyek pada umumnya, namun yang membedakan adalah penggunaan kacang hijau sebagai topping utamanya. Teksturnya yang sangat tipis dan renyah berpadu dengan gurihnya adonan tepung beras berbumbu kencur dan jeruk nipis. Tumpi sangat cocok dijadikan teman makan nasi atau sekadar camilan saat santai.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: