Peran Ayah di Bantul Meningkat, 70% Anak Kini Mendapat Pendampingan Lebih Aktif

Peran Ayah di Bantul Meningkat, 70% Anak Kini Mendapat Pendampingan Lebih Aktif

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, memberikan arahan tentang peningkatan keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak, di hadapan guru, orang tua, dan tokoh masyarakat.--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id

BANTUL, diswayjogja.id - Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menekankan pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak, sebagai upaya membangun keluarga yang seimbang dan mendukung perkembangan generasi muda.

“Sendiri tidak ditemani oleh seorang ayah. Oleh karena itu, kemarin pemerintah, mulai pemerintah pusat hingga daerah, mencetuskan agar ayah lebih berperan dan tidak takut mengambil tanggung jawab,” katanya, Jumat (26/12/2025). 

Berdasarkan data yang dikumpulkan Dinas Pendidikan Bantul, sekitar 70% anak di sekolah dasar kini mendapat pendampingan lebih aktif dari ayah, baik dalam pendidikan maupun kegiatan keseharian di rumah. 

Angka ini meningkat signifikan dibandingkan lima tahun lalu, yang hanya mencapai 45%.

Menurutnya, meskipun kebijakan ini mendapat kritik dari sebagian masyarakat, terutama dari mereka yang tidak memiliki ayah, hal tersebut tetap penting untuk mengoptimalkan peran ayah dalam keluarga. 

BACA JUGA : Pantau Kondisi Wilayah dari Rumah, Pemkab Bantul Buka Akses CCTV Publik di 39 Titik

BACA JUGA : Bantul Terapkan Ayah Mengambil Rapor, Data Tunjukkan Anak Lebih Percaya Diri dengan Keterlibatan Ayah

“Ini sekaligus mengoptimalkan peran ayah untuk kembali memperhatikan anak-anak, sehingga anak-anak tidak sepenuhnya bergantung pada seorang ibu atau seorang istri,” ucapnya.

Ia menyoroti perubahan sikap sejumlah ayah yang awalnya ragu atau menolak ikut aktif dalam pengasuhan anak. 

“Kemarin, sukses para ayah ini, bahkan para kakak-kakak yang sebelumnya anti, mereka banyak yang baru tahu bahwa anak harus selalu dirawat dan diperhatikan,” ujarnya. 

Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya konsistensi dalam pengasuhan. 

“Banyak yang awalnya ragu, tapi kemudian melihat nilai-nilai anak-anak menunjukkan bahwa ternyata banyak bapak-bapak yang selama ini belum tertib dalam mengasuh anak, terutama saat anak-anak sekolah. Kadang-kadang, saya sendiri juga lupa konteksnya. Namun, nilai itu tetap penting, dan Ibu, Bapak, serta sahabat-sahabat sekalian, jangan sampai putus asa,” jelasnya.

BACA JUGA : Bupati Bantul Dorong Gerakan Ayah Kembali ke Sekolah, Cegah Anak Tumbuh Fatherless dan Tingkatkan Pendidikan

BACA JUGA : Beragam Pilihan Cenderamata di Berbagai Wilayah Indonesia, Simak Informasi Lengkapnya Berikut Ini

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: