Warung Kopi Viral di Jembatan Kewek, Hasto: Ditertibkan dan Diganti Tenda Satpol PP

Warung Kopi Viral di Jembatan Kewek, Hasto: Ditertibkan dan Diganti Tenda Satpol PP

Kondisi Jembatan Kewek pada Rabu (10/12/2025) yang bakal dilakukan preservasi selama 9 bulan, sementara arus lalu lintas dilakukan rekayasa mulai dari kawasan Jalan Margo Utomo hingga bundaran Stadion Kridosono menuju Malioboro.--Foto: Anam AK/diswayjogja.id

YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Warung kopi yang sempat viral karena berjualan di kawasan Jembatan Kewek, Kota Yogyakarta, dipastikan ditertibkan dan ditutup pada Rabu (24/12/2025) malam. 

Penertiban dilakukan setelah Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menginstruksikan langsung Satpol PP untuk membongkar lapak tersebut.

Hasto mengatakan, keberadaan warung kopi di Jembatan Kewek tidak dibenarkan karena menggunakan fasilitas umum yang seharusnya berfungsi sebagai akses jalan.

“Tadi pagi saya sudah telepon Satpol PP supaya malam ini ditertibkan. Saya hitung ada tiga tenda kafe di situ, malam ini ditertibkan dan diganti tenda Satpol PP,” ujar Hasto saat ditemui di Kompleks Balai Kota Yogyakarta, Rabu (24/12/2025).

BACA JUGA : Hasto Klaim Rekayasa Lalin Jembatan Kewek Efektif, Siapkan Kantong Parkir Tambahan Saat Nataru

BACA JUGA : Proyek Revitalisasi Jembatan Kewek Dimulai April 2026, Ditutup 9 Bulan

Terkait klaim adanya izin dari warga setempat, Hasto menegaskan hal tersebut tidak dapat dibenarkan. Dia mengaku sudah menemui warga serta penjual kopi yang bersangkutan untuk memberikan penjelasan.

“Katanya ada izin warga, ya itu enggak bisa. Tadi pagi saya sudah ketemu warganya dan juga yang jual kopi,” tegasnya.

Hasto menjelaskan, warung kopi tersebut baru beroperasi sekitar satu hari dan sebelumnya lokasi itu merupakan jalan umum, bukan area usaha. Karena itu, lapak tidak dipindahkan, melainkan langsung ditutup.

“Kan sebelumnya enggak ada, itu baru sehari. Sebelumnya di situ kan jalan. Enggak bisa buat naruh material atau usaha,” jelasnya.

BACA JUGA : Kridosono Disiapkan Jadi Kantong Parkir Jelang Nataru, Antisipasi Dampak Penutupan Parsial Jembatan Kewek

BACA JUGA : Dishub Kota Yogyakarta Minta Maaf atas Kemacetan Imbas Penutupan Jembatan Kewek

Dia memastikan, jika di kemudian hari muncul aktivitas serupa di lokasi tersebut, Pemkot Yogyakarta akan kembali melakukan penertiban.

“Kalau nanti ada lagi ya dibubarkan. Mudah-mudahan nanti malam sampai besok pagi sudah tidak ada lagi, yang ada tenda Satpol PP,” imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait