Sleman Gandeng BSI, Dorong Literasi Keuangan Syariah dan Kemudahan Pajak Daerah
Bupati Sleman Harda Kiswaya dan Area Manager BSI Yogyakarta Hari Nopa Kurniawan saat menandatangani kerja sama literasi keuangan syariah di Sleman.--Foto: HO (Humas Pemkab Sleman)
SLEMAN, diswayjogja.id - Pemerintah Kabupaten Sleman menandatangani kesepakatan bersama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) tentang penguatan literasi keuangan syariah, Senin (8/9/2025).
Kesepakatan ini sekaligus menandai komitmen bersama untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Penandatanganan dilakukan oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, dan Area Manager BSI Area Yogyakarta, Hari Nopa Kurniawan, di Ruang Rapat Sembada Setda Kabupaten Sleman.
Perjanjian kerja sama tersebut meliputi empat aspek utama, yakni literasi keuangan syariah, penyelenggaraan pembayaran pajak daerah, layanan perbankan syariah di Mall Pelayanan Publik, serta monitoring dan evaluasi program bersama.
BACA JUGA : DPRD DIY Dorong Trans Jogja ke Wonosari: Kajian Awal, Subsidi Rp87 Miliar Harus Tepat Sasaran
BACA JUGA : Bupati Brebes Buka Kejurkab Bulutangkis PBSI Brebes Cup 2025, Ratusan Atlet Dari 13 Klub Bersaing
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi ini.
Menurutnya, literasi keuangan syariah merupakan pondasi penting dalam membangun masyarakat yang cerdas secara finansial sekaligus berkarakter.
"Literasi keuangan syariah bukan sekadar soal kemampuan mengelola uang, tetapi juga memiliki dimensi spiritual dan moral yang menjunjung tinggi keadilan, transparansi, dan kepedulian sosial,” katanya.
Lebih jauh, ia menegaskan kerja sama dengan BSI akan memberikan dampak langsung bagi penguatan ekonomi daerah.
"Kerja sama ini tidak hanya mendukung pengelolaan keuangan masyarakat, tetapi juga memperkuat ekosistem ekonomi inklusif dan berkelanjutan di Sleman,” tuturnya.
Selain edukasi keuangan, ia menekankan kemudahan layanan pembayaran pajak daerah melalui sistem BSI yang terintegrasi.
“Masyarakat kini bisa lebih mudah menyelesaikan kewajiban pajak daerahnya. Kemudahan ini diharapkan meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD),” ucapnya.
Ia menambahkan, Pemkab Sleman berkomitmen mendorong inovasi layanan publik dengan prinsip syariah agar manfaatnya bisa dirasakan secara merata.
BACA JUGA : Selamat Kamu Dapat Saldo DANA Gratis! Simak 4 Rekomendasi Website Penghasil Uang 2025 Berikut Ini
BACA JUGA : Tabel Angsuran Rp20 Juta Pinjaman KUR Bank BSI 2025, Simak Syarat dan Ketentuannya Disini
“Kami berharap kolaborasi ini menjadi titik awal transformasi pengelolaan keuangan masyarakat Sleman yang lebih adil, transparan, dan ramah bagi semua kalangan,” imbuhnya.
Wujudkan Ekonomi Daerah yang Inklusif
Area Manager BSI Area Yogyakarta, Hari Nopa Kurniawan, mengungkapkan apresiasinya atas kerja sama strategis ini.
Menurutnya, BSI melihat potensi besar dalam upaya bersama membangun ekonomi daerah berbasis prinsip syariah.
“Kami senang bisa menjadi mitra Pemkab Sleman dalam melaksanakan program-programnya,” sebutnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa sinergi tersebut tidak hanya sebatas penguatan literasi, tetapi juga untuk memperluas akses layanan keuangan yang berkeadilan.
“Harapan kami, kerja sama ini dapat mendukung pembangunan ekonomi daerah yang inklusif guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Kolaborasi antara BSI dan Pemkab Sleman diharapkan mampu memberikan manfaat konkret bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong kesadaran finansial yang sejalan dengan nilai keadilan, transparansi, dan kepedulian sosial.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: