Enam Bulan, 69 Kasus Baru HIV/ AIDS di Kabupaten Brebes Terdeteksi VCT
VCT - Tim Dinkes menggelar skrining VCT di titik rawan penyebaran populasi kunci HIV AIDS.-Syamsul Falaq/ RATEG-
BREBES, diswayjogja.id - Sepanjang Januari hingga Juni 2025, sebanyak 69 Orang Dengan HIV/ AIDS kasus baru dinyatakan positif tertular HIV/ AIDS.
Jumlah tersebut, merupakan hasil skrining Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes melalui Voluntary Counseling and Testing. Fokusnya, menjaring semua titik rawan penyebaran yang menjadi populasi kunci.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Ineke Tri Sulistyowaty melalui Sekretaris Dinkes Imam Budi Santoso mengungkapkan, dari total 69 kasus baru ODHA selama Januari hingga Juni 2025 tersebar di sejumlah populasi kunci.
Rinciannya, 9 kasus sepanjang Januari, 12 kasus selama Februari, Maret 3 kasus, April 19 kasus, Mei 9 kasus dan Juni 17 kasus.
BACA JUGA : Titik Rawan Penyebaran HIV/AID di Brebes Jadi Target Sweepping VCT
BACA JUGA : Dinkes Brebes Sweepping VCT, Bidik Komunitas LSL dan 25 Titik Rawan HIV/AIDS
"Dari total 69 kasus baru HIV/ AIDS, meliputi 25 Lelaki Suka Lelaki, 12 pasien TBC, 11 populasi umum, 7 pasangan Risti, 4 ibu hamil, 4 pasangan HIV/ AIDS, 4 pelanggan Pekerja Seksual, 2 calon pengantin, 1 penyakit IMS dan 1 waria," jelasnya kepada Radar Tegal, Rabu (6/8).
Sebagai komitmen pendampingan, lanjut Imam, Dinkes Brebes juga terus menggencarkan Program Inisiasi mengawal konsumsi Antiretroviral Virus.
Yakni, memberikan edukasi dan pemahaman tentang pentingnya minum obat ARV. Sebab, fungsi ARV memang tidak bisa membunuh virus HIV/ AIDS.
"Karena, ARV bekerja dengan cara menekan atau mengurangi jumlah virus HIV dalam tubuh. Sehingga, dapat membantu meningkatkan kualitas hidup penderita HIV/AIDS (ODHA) dan mengurangi risiko penularan virus kepada orang lain," terangnya.
BACA JUGA : Sepanjang Januari Hingga April, Dinkes Brebes Temukan 43 Kasus Baru HIV/ AIDS
BACA JUGA : Stigma Sosial Masih Jadi Momok, Dinkes Kota Yogyakarta Terus Dorong ODHIV Lakukan Pengobatan
Imam Budi Santoso menuturkan, klasifikasi kasus baru 69 ODHA selama enam bulan terakhir. Hampir 97 persen, masih berstatus usia produktif baik laki-laki maupun perempuan.
Yakni, 2 laki-laki usia 15-19 tahun, 20-24 ODHA meliputi 6 laki-laki 2 perempuan, usia 25-49 tahun 17 laki-laki 11 perempuan, usia 50 tahun sebanyak 5 laki-laki.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: