Pakualaman Yogyakarta Bakal Gelar Dhaup Ageng, Beginilah Rangkaian Prosesinya

Pakualaman Yogyakarta Bakal Gelar Dhaup Ageng, Beginilah Rangkaian Prosesinya

Pernikahan putra bungsu Wakil Gubernur (Wagub) DIY yakni BPH Kusumo Kuntonugroho dan Laily Annisa Kusumastuti, putri pertama dari Tri Wibowo dan almarhumah Wijayatun Handrimastuti bakal digelar 7-11 Januari 2024.-DOK.-

DISWAYJOGJA - Kadipaten Pakualaman Yogyakarta bakal melaksanakan Pernikahan Agung atau Dhaup Ageng. Putra bungsu Wakil Gubernur (Wagub) DIY yakni BPH Kusumo Kuntonugroho bakal menikah dengan Laily Annisa Kusumastuti, putri pertama dari Tri Wibowo dan almarhumah Wijayatun Handrimastuti yang digelar 7-11 Januari 2024. Kegiatan yang dilaksanakan di Kagungan Dalem (KD) Bangsal Sewatama Kadipaten Pakualaman itu dilalui dengan beberapa prosesi.

BACA JUGA:Pemda DIY, Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat, dan Kadipaten Pakualaman MoU dengan Kementerian ATR/BPN RI

"Prosesi dhaup ageng dibagi menjadi beberapa rangkaian acara. Mulai pra acara yang berisi lamaran, silaturahmi dan sebagainya pada Oktober 2023. Rangkaian acara pernikahan ini diawali dengan prosesi Bucalan dan Wilujengan pada Rabu (03/01),” papar Ketua Bidang II Panitia Dhaup Ageng KRT Radyowisroyo.

Selanjutnya, lanjut dia, pada Kamis (04/01) dilakukan prosesi nyekar atau ziarah ke makam para leluhur Paku Alam di KD Astana Kuthagedhe dan KD Astana Giriganda. Sehari berselang akan dilakukan doa bersama di KD Masjid Agung, KD Masjid Trayu, KD Masjid Sunyaragi, KD Masjid Giriganda dan KD Masjid Wates.

Memasuki rangkaian acara pernikahan diawali dengan acara Pasang Tarub dan Majang, dilakukan pada Minggu (07/01) pukul 10.00 WIB. Pemasangan Tarub di Tratag KD Bangsal Sewatama, Tratag KD Kepel, KD Regol Danawara, KD Pawon Ageng, dan Tratag KD Bangsal Kepatihan.

BACA JUGA:Sri Sultan HB X dan Paku Alam X Kembali Dilantik Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY, Ini Pesan Jokowi

"Bleketepe dipasang di Tratag KD Bangsal Sewatama dari barat ke timur. Sedangkan Majang dilaksanakan di KD Gedhong Ijem atau kamar calon pengantin laki-laki, KD Gedhong Purwaretna atau papan upacara tampa-kaya, KD Kepatihan Gandhok Wetan atau kamar calon pengantin putri,” terangnya.

Prosesi berikutnya adalah Nyengker atau pingit, Siraman Putri, Siraman Kakung, Tantingan, Midodareni, dan Tuguran yang digelar Senin (08/1) mulai pukul 11.00 WIB. Calon pengantin putri disengker di KD Kepatihan Gandhok Wetan. Nyengker adalah memboyong pengantin wanita bersama orang tuanya masuk ke lingkungan Kadipaten Pakualaman. 

Kemudian pada Selasa (09/01) pukul 09.00 WIB, dilaksanakan siraman putri di KD Kepatihan Gandhok Wetan dan siraman kakung dilaksanakan di KD Gedhong Parangkarsa pukul 10.30 WIB. Malam harinya pukul 18.30 WIB dilaksanakan Tantingan untuk kedua mempelai dilakukan pada jam yang sama namun di tempat yang berbeda. Calon pengantin laki-laki di KD Pracimasana, sedangkan calon pengantin wanita KD Kepatihan.

BACA JUGA:5 Rekomendasi Motor Matic Irit Untuk Harian, Jarak Tempuhnya Hingga 70 Km/ Liter

Usai tantingan, calon pengantin wanita menyiapkan diri untuk Midodareni di KD Bangsal Kepatihan mulai pukul 19.00 WIB. Sementara calon pengantin laki-laki menerima tamu dalam acara Tuguran mulai pukul 21.00 WIB.

”Masuk acara inti Dhaup Ageng meliputi ijab, panggih, sungkeman, Resepsi hari pertama, tampa kaya dan dhahar klimah yang dilaksanakan Rabu (10/1). Acara inti diawali dengan ijab dilakukan di KD Masjid Agung Pakualaman pukul 08.30 WIB,” tandas Radyowisroyo.

Pukul 10.30 dilaksanakan upacara panggih di tratag KD Bangsal Sewatama. Pada pukul 11.00 WIB dilaksanakan sungkeman di KD Ageng Prabasuyasa dan dilanjutkan acara resepsi hari pertama di KD Bangsal Sewatama mulai pukul 12.00 WIB dengan mengundang setidaknya 1.500 tamu.

Pada kesempatan ini, para tamu disuguhi dua tarian beksan yaitu Bedhaya Sidamukti dan Bedhaya Kakung Indrawidagda. Acara diakhiri dengan Tampa Kaya atau Kacar-Kucur serta Dhahar Klimah. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: