Antusias, Seluruh Destinasi Sepakat Gerakan Bersih Bersih Dua Hari

Antusias, Seluruh Destinasi Sepakat Gerakan Bersih Bersih Dua Hari

SLEMAN (Disway Jogja) - Seluruh pengelola destinasi termasuk pengelola desa desa wisata di Sleman sangat antusias menyambut libur Idul Fitri 1443 H.

Sebagai upaya memberikan pelayanan terbaik, mereka sepakat mengadakan gerakan bersih-bersih dengan tagline "Reresik Dayoh e Teko". Yang maknanya bersih-bersih karena tamunya datang.

"Kami senang mereka kembali bersemangat. Setelah dua tahun seperti mati suri, libur Idul Fitri nanti harus bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk melayani tamu atau wisatawan," kata Kepala Dinas Pariwisata Sleman Suparmono, Jumat (22/4/2022).

Dikatakan, gerakan "Reresik Dayoh e Teko" berawal dari forum diskusi yang diikuti oleh lebih dari 60 pengelola destinasi dan desa wisata yang berada di wilayah Kabupaten Sleman.

"Dalam diskusi secara online Rabu 13 April yang lalu, untuk menyambut tamu wisatawan di Kabupaten Sleman ini pengelola destinasi dan desa wisata sepakat memilih hari Jum’at 22 dan 29 April sebagai hari gerakan bersama untuk bersih-bersih lokasi masing-masing," katanya.

Tagline tersebut selaras dengan slogan Sesarengan Mbangun Sleman dalam persiapan menyambut lonjakan kunjungan pemudik dan wisatawan ke Kabupaten Sleman pada periode libur Lebaran tahun ini.

Langkah awal yang perlu dilakukan adalah memastikan kebersihan, kesejukan, dan keindahan destinasi pariwisata dan usaha jasa pariwisata yang ada di seluruh Kabupaten Sleman.

"Upaya tersebut tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja. Harus melibatkan seluruh pengelola destinasi dan juga desa wisata. Seluruh elemen baik pengelola destinasi pariwisata, pengelola usaha jasa pariwisata, dan juga pemerintah di Kabupaten Sleman secara kolektif bergerak bersama mempersiapkan diri sebagai tuan rumah yang baik," kata Suparmono lagi.

Upaya seluruh pelaku pariwisata di wilayah Kabupaten Sleman dalam menyiapkan diri menyambut tamu wisatawan baik dalam pelaksanaan CHSE maupun pelaksanaan prokesnya, perlu digaungkan sebagai salah satu bentuk dari pengelolan pariwisata yang bertanggung jawab.

Ketua Desa Wisata Pulesari Sleman, Didik Irwanto mengatakan, bersama seluruh warga pengelola akan melakukan aksi bersih-bersih massal Minggu 24 April 2022. Pembersihan akan dilakukan hingga sarana prasarana, lingkungan dan juga berbagai peralatan penunjang wisata.

Seluruh bagian dari desa wisata di lereng Merapi ini, tak luput dari perhatian. Harapannya, tamu yang akan datang nanti merasakan nyaman dan aman.

"Kami memiliki 50 homestay dengan jumlah kamar 125. Kami juga akan memastikan seluruh aktivitas wisata mulai dari alam hingga aktivitas edukasi seperti melukis dan lain sebagainya siap," kata Didik. (wrj)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: