Musim Kemarau Panjang Lebih Produktif, Petani Brebes Klaim Panen Bawang Merah Naik 11 Persen Dengan Nitroku
-Syamsul Falaq/ RATEG-
BREBES, diswayjogja.id – Memasuki puncak musim kemarau panjang, membawa berkah tersendiri bagi petani bawang merah di Desa Dukuhwringin Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes Jawa Tengah.
Sebab bagi para petani, musim tanam bawang merah saat kemarau diklaim lebih produktif hingga hasil panen justru naik 11 persen dengan kunci sukses menggunakan pupuk Nitroku.
Seperti diungkapkan petani bawang merah Desa Dukuhwringin, Rasmun, 50. Menurutnya, selama musim tanam kedua saat kemarau ini pihaknya mengklaim berhasil memanen lebih dari 10 ton bawang merah per hektare.
Angka tersebut, meningkat sekitar 11 persen dibandingkan hasil panen biasanya. Terlebih, dengan kondisi saluran irigasi yang sudah mengering namun kebutuhan air masih terpenuhi dengan sumur bor.
BACA JUGA : Lomba Kupas Bawang Merah di Sedan, Bukan Sekadar Pedih Mata, Tapi Adu Kekompakan Warga
"Meski kondisi lahan kering, hasil panen kedua ini justru bagus. Lebih dari 10 ton per hektare, naik sekitar 11 persen dari biasanya," ungkapnya di sela-sela panen raya bawang merah, Kamis (1/10/2026).
Menurut Anggota Kelompok Tani Bina Tani Mandiri II tersebut, untuk lebih mengoptimalkan hasil panen saat musim kemarau. Strategi melimpahnya panen bawang merah, ada pada teknis penggunaan pupuk Nitroku.
"Setelah menggunakan Nitroku di semua fase, yang merupakan pupuk NPK berbasis nitrat produksi Pupuk Kujang. Pertumbuhan bawang merah, terbukti lebih maksimal cukup dengan satu jenis pupuk dengan kondisi air terbatas," jelasnya.
Efektifitas penggunaan satu jenis pupuk, turut disampaikan Hamim, 47, petani bawang merah asal Losari. Menurutnya, Nitroku membuat pemupukan lebih praktis karena satu jenis pupuk dapat digunakan pada berbagai fase pertumbuhan tanaman.
"Biasanya kita butuh beberapa jenis pupuk dan mencampurnya. Dengan Nitroku, cukup satu jenis untuk semua fase. Lebih mudah, praktis, dan efisien," terangnya.
BACA JUGA : 167 Petani Bantul Ubah Pasir Jadi Lumbung Bawang Merah
Sementara itu, Direktur Utama Pupuk Kujang Panji Winanteya Ruky menyampaikan, Nitroku merupakan NPK berbasis nitrat pertama yang diproduksi di Indonesia. Produk ini dikembangkan untuk memberikan nutrisi berkualitas sekaligus memudahkan petani dalam melakukan pemupukan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

