Tak Ada Pelarangan JLFR, Pemda DIY Minta Pesepeda Tertib di Malioboro
Polisi mendorong pelaksanaan Jogja Last Friday Ride (JLFR) digelar serentak di daerah untuk mengurangi kepadatan Kota Yogyakarta pada Jumat 26 Desember 2025.--dok. JLFR
Hasto juga memastikan kawasan Malioboro dan Sumbu Filosofi tetap terbuka bagi seluruh peserta JLFR. Para pesepeda dapat memasuki pusat Kota Yogyakarta dari berbagai arah tanpa pembatasan jalur.
"Saya kira semua jalur itu bisa masuk, dan itu (Malioboro) terbuka, intinya itu terbuka," tegasnya.
BACA JUGA : Kecelakaan Beruntun di Jalan Samas Bantul, Mobil Tabrak Pesepeda hingga Tewas
BACA JUGA : Bus Tabrakan dengan Sepeda Motor di Temon Kulon Progo, Pengendara Motor Tewas
Komitmen pemerintah terhadap budaya bersepeda juga diwujudkan melalui penguatan infrastruktur. Saat ini Kota Yogyakarta telah memiliki 65 ruas jalan dengan lajur sepeda, 152 bike box di persimpangan, serta 421 rambu jalur alternatif sepeda yang tersebar di berbagai kawasan.
Menurut Hasto, fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya menjadikan Yogyakarta sebagai kota yang ramah pesepeda sekaligus mendukung mobilitas yang sehat dan berkelanjutan.
"Pemerintah hadir untuk memfasilitasi dan mengatur agar semua pengguna jalan, baik pesepeda, pejalan kaki maupun pengguna kendaraan lainnya, dapat sama-sama merasa nyaman," tuturnya.
Dia menambahkan, Pemkot juga sedang menyusun pola pengaturan yang lebih kolaboratif, termasuk pengaturan arus kedatangan peserta JLFR agar ribuan pesepeda tetap dapat menikmati suasana Kota Yogyakarta tanpa menimbulkan kepadatan di titik-titik tertentu.
BACA JUGA : Pesepeda Ontel Ditabrak Mobil di Jalan Parangtritis Bantul, Korban Dilarikan ke RSUD Panembahan Senopati
BACA JUGA : Hujan Deras dan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Kalasan, Parkiran Sepeda Siswa Ambruk
"Kota Yogyakarta menerima pesepeda, kita ingin semua merasa disambut dan bisa menikmati kota ini bersama-sama," imbuh Hasto
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan komunitas menjadi kunci agar budaya bersepeda terus berkembang sekaligus memperkuat citra Yogyakarta sebagai kota yang ramah bagi seluruh pengguna jalan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
