HUT disway jogja

Soal Geng Pelajar Yogyakarta, Disdikpora DIY: Ada Senioritas hingga Alumni Terlibat

Soal Geng Pelajar Yogyakarta, Disdikpora DIY: Ada Senioritas hingga Alumni Terlibat

Plt Kadisdikpora DIY, Muhammad Setiadi (tengah), menyatakan prihatin atas tawuran geng pelajar di Yogyakarta yang menewaskan remaja. Pihaknya mengakui sulit membubarkan geng karena melibatkan alumni dan senioritas lintas sekolah.--FOTO: Anam AK/diswayjogja.id

Dia menegaskan, jika pelanggaran masih berada dalam ranah tata tertib sekolah, maka penanganannya dilakukan melalui mekanisme internal pendidikan. Namun apabila sudah masuk tindak pidana seperti tawuran yang menimbulkan korban jiwa, proses hukum sepenuhnya menjadi kewenangan aparat kepolisian.

"Kalau sudah masuk pidana umum, tentu penanganannya oleh penegak hukum. Kami di sekolah hanya menegakkan aturan internal pendidikan," imbuhnya.

BACA JUGA :  Sekelompok Pelajar Bikin Geger di Dekat Mandala Krida, Polisi: Hanya Provokasi Kembang Api

BACA JUGA : Polisi Tegaskan Pelajar Tewas di Depan SMAN 3 Yogyakarta Bukan Klitih, Dipicu Duel Antargeng

Diberitakan sebelumnya, Polresta Yogyakarta berhasil menangkap tiga pelaku pembacokan yang menewaskan seorang pelajar berinisial AA (17) di kawasan Kridosono, Kota Yogyakarta. Ketiganya diamankan saat bersembunyi di wilayah Cilacap, Jawa Tengah, pada Rabu (20/5/2026) dini hari.

Ketiga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial LA, AF, dan MY. Dari tiga tersangka tersebut, satu di antaranya masih berstatus pelajar SMK, sementara dua lainnya diketahui sudah lulus sekolah.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kasus pembacokan ini diduga dipicu konflik antar geng sekolah. Ketiga pelaku diketahui berasal dari geng Voster, sedangkan korban merupakan anggota geng Tragendeng.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: