Polisi Ledakkan Granat Tua Temuan Warga di Sleman

Polisi Ledakkan Granat Tua Temuan Warga di Sleman

Petugas Gegana Brimob Polda DIY melakukan disposal granat yang ditemukan warga di Dusun Mangunan, Sleman, Senin (13/4/2026).--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id

Granat yang diduga masih aktif itu kemudian diamankan dengan prosedur ketat dan dititipkan sementara di Polresta Sleman. 

Seluruh proses pengamanan dilakukan sesuai standar operasional yang berlaku guna meminimalkan risiko ledakan yang dapat membahayakan warga sekitar.

Keesokan harinya, Senin (13/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, tim Jibom Gegana Brimob melakukan disposal atau peledakan terkendali di lokasi aman di wilayah Mangunan. 

Proses ini dilakukan untuk memastikan bahwa benda tersebut tidak lagi membahayakan.

BACA JUGA : Insiden Babarsari Sleman Tewaskan 1 Orang, Polisi Tangkap 2 Pelaku dan Tersangka Lainnya

BACA JUGA : PSS Sleman Menang 7-0 di Maguwoharjo, Ansyari Lubis Apresiasi Performa Tim

“Granat tersebut telah diledakkan oleh tim Jibom Gegana Brimob pada Senin siang di lokasi yang telah ditentukan untuk memastikan keamanan masyarakat,” tuturnya. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, granat tersebut diduga merupakan peninggalan almarhum suami pelapor yang merupakan purnawirawan TNI AD. 

Benda itu sebenarnya telah diketahui keberadaannya sejak 22 Maret 2026. Namun, karena bertepatan dengan perayaan Lebaran, laporan kepada pihak berwenang sempat tertunda.

Penemuan ini menjadi pengingat bahwa benda-benda berbahaya, khususnya peninggalan lama, masih berpotensi ditemukan di lingkungan masyarakat. 

BACA JUGA : PSS Sleman Pesta Gol Libas Persipal 7-0, Gustavo Tocantins Quattrick

BACA JUGA : Sleman Siaga Kemarau 9 Bulan, Daerah Rawan Air dan Antisipasi Kebakaran Dipetakan

Tanpa penanganan yang tepat, benda tersebut bisa menimbulkan risiko besar, baik bagi pemilik maupun warga sekitar.

Polisi pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak bertindak gegabah jika menemukan benda mencurigakan yang diduga bahan peledak.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik, tidak menyentuh atau mengotak-atik benda tersebut, serta segera mengamankan area dan melaporkan kepada pihak berwajib,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: