Mesin Roaster Overheat, Pabrik Kopi di Gamping Terbakar
Ilustrasi kobaran api saat peristiwa kebakaran melanda sebuah bangunan, menggambarkan situasi darurat dan upaya pemadaman oleh petugas serta warga.--Foto: INT
BACA JUGA : Sleman Siaga Kemarau 9 Bulan, Daerah Rawan Air dan Antisipasi Kebakaran Dipetakan
BACA JUGA : OHANA Sleman Hadirkan Kursi Roda Adaptif, Layanan Disabilitas Tak Lagi Disamaratakan
Mengetahui kondisi tersebut, para karyawan berusaha melakukan pemadaman awal dengan alat seadanya sebelum akhirnya meminta bantuan kepada warga sekitar dan petugas pemadam kebakaran.
Upaya pemadaman berlangsung cukup cepat berkat koordinasi antara karyawan, warga, dan petugas.
Api berhasil dikendalikan sebelum merambat lebih luas ke bagian bangunan lainnya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menyebabkan kerugian materiil yang belum dapat ditaksir.
Pemilik pabrik berinisial W.C. (35), warga Cokrodiningratan, Kota Yogyakarta, masih melakukan pendataan terhadap kerusakan yang terjadi.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun untuk kerugian materi masih dalam proses pendataan oleh pemilik,” ujarnya.
BACA JUGA : PSS Sleman Ditahan Imbang Tornado Kendal di Stadion Sriwedari
BACA JUGA : PSS Sleman Ditahan Tornado Kendal 1-1, Ansyari Lubis Soroti Kelengahan Bola Mati
Pihak kepolisian mengimbau para pelaku usaha, khususnya di sektor industri pengolahan, untuk lebih memperhatikan standar keselamatan kerja, termasuk pemantauan terhadap suhu mesin produksi guna mencegah kejadian serupa.
Kebakaran ini kembali menjadi pengingat pentingnya sistem pengamanan dan pengecekan berkala pada peralatan industri, terutama yang berpotensi menghasilkan panas tinggi seperti mesin roaster kopi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: