Kisah Peserta Mudik Gratis Jogja: Aman Nyaman, Tapi Kuota Cepat Habis
Mudik gratis arus balik 2026 dari Terminal Giwangan Yogyakarta diminati ratusan peserta, Rabu (25/3/2026), meski nyaman, kuota cepat habis akibat tingginya antusias masyarakat.--dok. Pemkot Jogja
Dia juga menyebut Terminal Giwangan bukan hanya tempat transit, melainkan ruang yang menyimpan berbagai kisah pertemuan dan perpisahan.
“Jogja itu adalah rumah bersama. Yang datang kita sambut, yang pulang kita doakan selamat sampai tujuan,” terangnya.
BACA JUGA : Masuk Tol Fungsional Purwomartani Gratis, Kendaraan Tidak Bisa Keluar di Prambanan
BACA JUGA : Kereta Panoramic hingga Priority Laris Manis, Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Libur Lebaran
Sebelumnya, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II DIY, Dody Arifianto, secara resmi memberangkatkan 12 unit bus tipe big bus dengan kapasitas masing-masing 45 penumpang. Tujuan perjalanan meliputi Terminal Jatijajar Depok, Poris Plawad Tangerang, Kampung Rambutan, hingga Pulogebang Jakarta Timur.
Menurut Dody, tingginya mobilitas saat arus balik menjadi alasan pemerintah kembali menghadirkan program mudik gratis.
“Program ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan transportasi kepada masyarakat, sekaligus mengurangi penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh yang memiliki risiko kecelakaan relatif tinggi,” tuturnya.
Secara nasional, Kementerian Perhubungan menyediakan 401 unit bus serta 80 truk pengangkut sepeda motor. Khusus dari Terminal Giwangan, sekitar 400 peserta ikut serta, termasuk 19 sepeda motor yang diangkut menuju Jabodetabek.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: