Okupansi Hotel Yogyakarta Anjlok Saat Libur Lebaran 2026, Ini Penyebabnya
H+1 Lebaran 2026 pada Minggu (22/3/2026), Malioboro dipadati 38 ribu wisatawan, sementara arus kendaraan menuju pusat Kota Yogyakarta terpantau padat merayap.--FOTO: Anam AK/diswayjogja.id
Namun pada Selasa (24/3/2026) hingga pukul 09.00 WIB, jumlah tersebut menurun menjadi 13.407 orang.
Sebelumnya, lonjakan wisatawan juga menyebabkan kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan menuju pusat kota Yogyakarta, terutama di kawasan Malioboro dan sekitarnya.
Meski demikian, tingginya jumlah wisatawan tersebut belum mampu mendongkrak tingkat hunian hotel secara signifikan.
BACA JUGA : Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang, Dibuka hingga Pukul 20.00 WIB
BACA JUGA : Kereta Panoramic hingga Priority Laris Manis, Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Libur Lebaran
Salah satu wisatawan asal Bandung, Anna Kurnia, mengaku telah berada di Yogyakarta sejak malam takbiran dan memanfaatkan momen Lebaran untuk bersilaturahmi sekaligus berwisata.
“Saya dari malam Lebaran, nonton pawai takbir di Titik Nol. Sudah silaturahmi ke rumah nenek, terus wisata ke pantai, dan ini foto di Malioboro,” tuturnya kepada Disway Jogja, Minggu (22/3/2026).
Ia menambahkan bahwa kunjungannya ke Yogyakarta lebih banyak diisi dengan kegiatan keluarga.
“Semoga Lebaran di Jogja bisa menambah kedekatan saudara dan mengenal untuk anak saya. Tidak banyak wisata, kebanyakan silaturahmi ke sanak saudara,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: