Satpol PP Sleman Kerahkan Personel Amankan Ramadhan dan Mudik Lebaran

Satpol PP Sleman Kerahkan Personel Amankan Ramadhan dan Mudik Lebaran

Kepala Satpol PP Sleman Indra Darmawan saat menyampaikan kesiapsiagaan pengamanan Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H dalam jumpa pers di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Kamis (12/3/2026).--Foto: Humas Pemkab Sleman

BACA JUGA : Cuaca Ekstrem Mengancam, Dispar Sleman Minta Destinasi Wisata Tingkatkan Kewaspadaan

BACA JUGA : Mudik Lebaran, Puskesmas Rawat Inap di Sleman Siaga 24 Jam

Patroli dilakukan untuk menjaga ketertiban sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah maupun aktivitas ekonomi selama bulan suci.

Di sisi lain, Satpol PP juga melakukan penertiban dan pengawasan terhadap keberadaan pasar tumpah atau lapak penjualan takjil yang biasanya muncul selama Ramadhan. 

Aktivitas ini sering kali memicu kepadatan lalu lintas jika tidak diatur dengan baik.

Melalui pengawasan tersebut, Satpol PP berupaya memastikan kegiatan perdagangan tetap berjalan lancar tanpa menimbulkan gangguan ketertiban maupun kemacetan di jalan.

Selain pasar tumpah, pengawasan juga dilakukan terhadap tempat hiburan malam dan objek wisata. 

Hal ini bertujuan untuk memastikan seluruh pelaku usaha mematuhi aturan operasional yang berlaku selama bulan Ramadhan.

BACA JUGA : Dispar Sleman Catat 955 Ribu Kunjungan Wisata

BACA JUGA : Disperindag Sleman Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Jelang Lebaran

Ia menegaskan bahwa kepatuhan terhadap peraturan daerah menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga kondusivitas wilayah selama Ramadhan.

Untuk memperkuat pengamanan, Satpol PP Sleman juga meningkatkan koordinasi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). 

Sinergi lintas instansi dinilai penting agar pengamanan dapat berjalan efektif dan responsif terhadap berbagai potensi gangguan di masyarakat.

“Kami memperkuat koordinasi dengan Forkopimda untuk menjaga stabilitas daerah, sehingga setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga mengantisipasi potensi gangguan ketertiban umum yang kerap terjadi selama bulan Ramadhan, salah satunya aktivitas kerumunan remaja pada waktu sahur atau yang sering disebut asmara subuh. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: