Driver Ojek Daring di Banguntapan Dianiaya, Polisi Telusuri Pelaku

Driver Ojek Daring di Banguntapan Dianiaya, Polisi Telusuri Pelaku

Ilustrasi pengemudi ojek daring yang menjadi korban penganiayaan saat menunggu pesanan malam hari.--Foto: IST

BACA JUGA : Fokus Tuntutan Awal, FOYB Minta Ojol Tidak Terprovokasi Pihak Tak Bertanggung Jawab

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak menyalurkan informasi secara sepihak di media sosial tanpa memastikan kebenarannya, karena dapat memengaruhi proses hukum.

"Korban saat ini telah mendapatkan perawatan, dan kami terus melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku. Kami mengimbau warga tetap tenang dan menyerahkan proses hukum kepada aparat," ujarnya. 

Ia mengatakan bahwa jajaran Polsek Banguntapan telah menindaklanjuti kejadian tersebut dengan melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa rekaman CCTV, serta meminta keterangan dari para saksi.

"Korban saat ini telah melaporkan kejadian ke Polsek Banguntapan, dan penyelidikan masih berjalan. Kami juga sedang memeriksa rekaman CCTV dan keterangan saksi untuk mengungkap pelaku," jelasnya. 

Akibat aksi penganiayaan tersebut, HS mengalami luka memar dan benjol di kepala serta wajah, serta luka ringan di tangan. 

Korban mendapatkan pertolongan medis segera setelah kejadian dan kini kondisinya membaik.

BACA JUGA : Api, Gas Air Mata, dan Perlawanan Ojol: Malam Mencekam di Polda DIY

BACA JUGA : Massa Aliansi Jogja Memanggil Tuntut Reformasi Total Kepolisian, Pasca Tewasnya Pengemudi Ojol

Kasus ini menjadi sorotan karena menyoroti risiko yang dihadapi pengemudi ojek daring, khususnya pada jam rawan malam hari. 

Aktivitas pengemudi daring yang meningkat pada malam hari menuntut perhatian lebih dari aparat keamanan agar kasus serupa dapat dicegah.

Menurutnya, penguatan keamanan lingkungan menjadi salah satu fokus pihak kepolisian.

"Penanganan hukum yang cepat dan pengawasan lingkungan penting agar kejadian kekerasan seperti ini tidak terulang," ucapnya.

Selain itu, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan proses hukum kepada aparat. 

Kejadian ini menegaskan perlunya koordinasi antara warga, pengemudi daring, dan aparat keamanan untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi semua pihak.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: