Anak SD dan SMP Sleman Sudah Bisa Coding dan AI

Anak SD dan SMP Sleman Sudah Bisa Coding dan AI

Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Mustadi, menjelaskan implementasi deep learning, coding, dan AI di sekolah dasar dan menengah kepada wartawan--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id

BACA JUGA : UKS Diberdayakan, Disdik Sleman Sebut Sekolah Siap Kawal Kualitas Program MBG

BACA JUGA : 52 Calon Rebut Kursi Dewan Pendidikan Sleman, Disdik Tekankan Pentingnya Aspirasi Masyarakat

Tidak hanya di SD, siswa SMP hingga kelas 7 juga menunjukkan kemampuan luar biasa. 

Mereka mampu menggunakan laptop untuk membuat perintah coding yang menghasilkan aksi nyata, seperti menggerakkan mobil mainan sesuai instruksi. 

“Anak-anak tidak hanya paham teori, tapi bisa mempraktikkan coding sehingga menghasilkan sesuatu yang konkret,” jelasnya. 

Lebih jauh, ia menambahkan bahwa pendekatan ini mendorong kreativitas dan kemampuan problem solving siswa. 

“Dengan pembelajaran ini, anak-anak belajar berpikir kritis, kreatif, dan memecahkan masalah nyata melalui teknologi. Ini bukan sekadar pelajaran, tapi persiapan mereka menghadapi masa depan digital,” imbuhnya.

Program ini menjadi bukti implementasi kebijakan pendidikan berbasis teknologi di Sleman.

BACA JUGA : AI Masuk Sekolah, Mendikbud Abdul Mu’ti Tegaskan Manusia Tetap Jadi “Raja” Pendidikan

BACA JUGA : Karangmalang Education Forum Soroti Peran AI untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

Integrasi deep learning, coding, dan AI diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis siswa, tetapi juga menumbuhkan minat mereka pada sains dan teknologi sejak dini. 

“Kami berharap setiap sekolah bisa memanfaatkan pendekatan ini agar siswa siap menghadapi tantangan abad 21,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: