Bantul Surplus 70 Ribu Ton Beras, Targetkan Luas Tanam 35.000 Hektare di 2026
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul, Joko Waluyo, menyampaikan data produksi beras Bantul yang mencatat surplus hampir 70.000 ton serta target perluasan luas tanam hingga 35.000 hektare pada 2026--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id
BACA JUGA : Kejari Bantul Ajak Lurah “Curhat” untuk Cegah Pungli dan Intimidasi di Kalurahan
BACA JUGA : Digantung di Teras Rumah, Burung Murai Batu Rp150 Juta Digasak Maling di Bantul
Bahkan, khusus untuk sektor padi, realisasi anggaran tercatat melebihi target, yakni mencapai 101,1 persen.
Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan efektivitas perencanaan dan pelaksanaan program pertanian di Bantul.
Optimalisasi anggaran dinilai berbanding lurus dengan dampak yang dirasakan langsung oleh petani.
“Alhamdulillah, capaian ini menunjukkan kita masih mampu bertahan di angka yang optimal,” sebutnya.
Selain sektor tanaman pangan, Bantul juga memperkuat ketahanan pangan melalui subsektor peternakan. DKPP Bantul telah menyalurkan bantuan ayam merah sebanyak 14.000 ekor kepada 12 kelompok tani.
BACA JUGA : Tanpa Data DPS, Bantul Belum Bisa Hitung Penurunan Kemiskinan
BACA JUGA : Di Tengah Pemotongan Anggaran, Bantul Siapkan 485 LPJU LED untuk Jalan Desa
Bantuan tersebut dilengkapi dengan kandang, dan saat ini ayam-ayam tersebut telah mulai bertelur.
Penguatan subsektor peternakan ini diharapkan dapat menjadi sumber tambahan pangan dan pendapatan bagi kelompok tani, sekaligus memperkuat ketahanan pangan Bantul secara berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: