Jeep Wisata Sleman Kini Pakai Stiker Warna, Liburan Lebih Aman
Kepala Dishub Sleman, Heri Kuntadi, saat ditemui media, ia menjelaskan mekanisme stiker warna pada jeep wisata untuk memastikan kelaikan dan keselamatan penumpang.--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id
Selain itu, 52 kendaraan sedang dalam perbaikan dan 31 kendaraan tidak beroperasi sama sekali.
Sistem stiker memudahkan wisatawan untuk memilih kendaraan yang aman sekaligus mempermudah petugas dalam melakukan pengawasan lapangan.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Sleman menjadi magnet wisata yang aman dan nyaman.
Jeep wisata biasanya mengangkut rombongan wisatawan ke jalur-jalur alam seperti Kaliurang, Kaliadem, dan jalur timur Sleman.
“Dengan sistem ini, wisatawan bisa lebih tenang karena tahu kendaraan yang digunakan telah diperiksa dan memenuhi standar keselamatan,” tuturnya.
BACA JUGA : Pemkab Sleman Permudah Bayar PBB, Hapus Denda Setengah Tahun
BACA JUGA : Sleman Rayakan Tahun Baru dengan Doa Khusus untuk Warga Sumatera
Selain itu, Dishub juga melakukan pengecekan rutin terhadap kondisi teknis kendaraan.
Beberapa indikator utama yang diperiksa meliputi kondisi kaca, pembingkai kaca, ban, dan sistem keselamatan lainnya.
Kedalaman tapak ban minimal 10 mm menjadi salah satu syarat wajib agar kendaraan aman di jalur wisata yang menantang.
Jika kendaraan tidak memenuhi standar, petugas menandai dan meminta perbaikan sebelum diizinkan beroperasi.
Ia menegaskan, pengawasan ini dilakukan sejak awal Desember dan terus dipantau hingga puncak libur sekolah.
BACA JUGA : Sleman Capai Target PBB-P2 100% Lewat Inovasi QRIS dan Sleman Digital Service
BACA JUGA : Sleman Percepat SPPT PBB-P2 2025, 17 Kalurahan dan 10 Wajib Pajak Jadi Sorotan
“Personel kami tetap tersedia, jadi kami mengatur agar semuanya terpenuhi. Mereka bertugas dari pagi hingga malam demi keselamatan pengguna layanan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: