Libur Panjang, Layanan Kesehatan Bantul Tetap Siaga di Puskesmas dan Dua Pos Pelayanan

Libur Panjang, Layanan Kesehatan Bantul Tetap Siaga di Puskesmas dan Dua Pos Pelayanan

Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Tri Widiyantara, memberikan keterangan terkait kesiapsiagaan layanan kesehatan saat libur panjang di Bantul--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id

"Jika hari tersebut termasuk tanggal merah nasional, maka sebagian layanan tutup dan hanya beberapa puskesmas tertentu yang buka sesuai ketentuan,” tuturnya.

Ia mengatakan sedikitnya dua pos layanan disiapkan untuk mendukung respons cepat selama libur. 

Pos tersebut berada di kawasan Druwo dan Parangtritis.

"Pertama di Pos Druwo, kemudian yang kedua di Pos Polairud Parangtritis. Kami juga menyiapkan layanan di pos 3K yang ada di sana,” ujarnya. 

Ia menjelaskan, selain pos pelayanan, Dinas Kesehatan juga memperkuat kesiapan fasilitas kesehatan dalam menangani kondisi darurat ibu dan bayi. 

BACA JUGA : Meriahkan HKN 61, Dinkesda Brebes Potong Tumpeng Hingga Berikan Penghargaan 8 UOBF Puskesmas

BACA JUGA : Kadinkesda Wakili Pemkab Brebes Terima Penghargaan Program Keamanan Pangan Olahan Siap Saji Kemenkes Saat HKN

Seluruh puskesmas, terutama yang berstatus  Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar  (PONET), diminta memastikan ketersediaan tenaga kesehatan yang berjaga.

“Untuk kejadian kedaruratan maternal dan perinatal, kami juga sudah memberikan imbauan kepada semua rumah sakit dan puskesmas, khususnya puskesmas PONET, agar tetap menyiapkan tenaga kesehatan yang berjaga,” jelasnya. 

Menurutnya, koordinasi juga dilakukan dengan rumah sakit rujukan.

Dokter spesialis kandungan dan dokter anak akan disiagakan selama periode libur untuk memastikan layanan darurat tetap berjalan optimal.

“Khusus untuk rumah sakit, akan disiagakan dokter obgyn dan dokter anak yang standby untuk menangani kasus-kasus darurat maternal dan perinatal,” imbuhnya.

BACA JUGA : SPPG di Yogyakarta Belum Miliki SLHS, Dinkes Imbau Ajukan Lewat Aplikasi JSS

BACA JUGA : Dinkes Yogyakarta 249 Kasus DBD Dalam 10 Bulan, Ajak Warga Terapkan PHBS

Dinas Kesehatan berharap langkah kesiapsiagaan ini dapat menjaga akses layanan kesehatan masyarakat tetap terjamin, sekaligus meminimalkan risiko keterlambatan penanganan darurat selama masa libur.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: