Mulai Hari Ini, Pemkot Yogyakarta Kelola Sampah secara Real Time
Sejumlah petugas tengah melakukan pengosongan sampah di Depo Gembira Loka, Kota Yogyakarta, pada Kamis (20/3/2025), sebagai bagian dari upaya Pemkot Yogyakarta menangani permasalah sampah. --Foto: Anam AK/diswayjogja.id
Adapun jumlah transporter atau penggerobak sampah yang mengangkut ke depo ada 1.130 orang. Sedangkan peta assessment dari 45 lurah menyatakan jumlah penggerobak cukup melayani warga dan gerobak tersedia.
Untuk jumlah kelurahan yang berstatus hijau ada 25 kelurahan dan berwarna kuning 20 kelurahan. Status hijau berarti kelurahan dalam pengelolaan sampah tidak ada masalah atau sudah baik. Untuk kelurahan berwarna kuning berarti masih ada persoalan seperti pembuangan sampah di luar depo.
BACA JUGA : Wali Kota Yogyakarta Hasto Bakal Bangun Kotabaru sebagai Serambi Malioboro
BACA JUGA : Soal Pampers Kuda, Pemkot Yogyakarta Bakal Tertibkan Parkir Andong di Malioboro
Diketahui, Pemkot Yogyakarta mengelola sejumlah UPS diantaranya Nitikan, Kranon, Karangmiri, Sitimulyo, Giwangan dan Tompeyan. Pengolahan sampah dengan metode mesin gibrig menjadi refuse derived fuel (RDF) dan termal atau insinerator. Selain itu bekerja sama melibatkan mitra pengelola.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: