Merdeka Huey

Merdeka Huey

Helikopter Huey--

Yea A-ina

Gak mungkinlah, kalau Abah Dis hanya minta (gratis), buku virus drh Indro. Gengsilah kalau minta buku kepada penulisnya pula. Abah tak bergeming ketika ada permintaan kaos, Anda Sudah Tahu. Tapi kali ini, rasanya orang tua nan banyak tabungannya ini, meleleh juga setelah didemo komentar berulang pak Pry. Sebuah sikap bijak yang layak ditiru, bahwa kalau bisa membagi kenapa harus meminta. Kalau bisa menulis kenapa harus mengkritik tulisan orang lain? Karena di kolom komentar ini, wadah belajar menuliskan ide dan alternatif dari kita kepada orang lain, Abah Dis jadi mentor nya.

 

Johannes Kitono

Terima kasih P Pry, saya beruntung mendapat rezeki buku gratis drh Indro Cahyono yang juga pakar virus Indonesia. Kegiatan membaca, menulis komentar dan membagi buku gratis itu gampang gampang susah. Yang dapat rezeki buku pasti ketawa dan tidak dapat tolong dibukakan pintu maafnya bagi P Pry. Maaf juragan Disway mau sedikit numpang promo. Kumpulan tulisan saya SDHA ( Suka Duka Hidup di Asrama ) yang dicetak Gramedia Printing sudah terbit diawal Juni 2022. Bagi teman teman yang mau membaca E-Book SDHA secara gratis silahkan japri via WA. Bagi yang mau buku cetak SDHA dengan ttd penulis ,tolong bayar pengganti ongkos cetak Rp.50 rb/ buku diluar ongkir. Khusus untuk P Pry tentu saja gratis termasuk ongkirnya. Thx, jk

 

Gianto Kwee

"In Search Of Identity" Autobiography Anwar Sadat, mas Pry mencari dan membentuk GAYA berkomentarnya di "Disway", dia sukses dengan gaya komentarnya yang Khas, itulah identitas Mas Pry ! Bung Dahlan menghargainya, juga saya , Salam

 

Jimmy Marta

Tujuan virus bukan untuk membunuh manusia. Pun senjata yg dibuat manusia bukan untuk membunuh. Pistol, senapan, meriam, bom, rudal, tank, pesawat tempur bahkan nuklir. Itu senjata untuk pertahanan. Bagi superpower alasan untuk mempertahankan diri bisa dibuat buat. Lawan lebih kuat itu ancaman. Yg disebelah gerak gerik dianggap memprovokasi. Itulah manusia. Virus hanya membunuh jika pertahanan tubuh sasaran lemah. Senjata pertahanan dipakai membunuh bangsa yg lemah. Ayo perkuat pertahanan...!

 

Antonio Samaran

Buat drh. Indro tidak perlu membuang energi untuk menjelaskan kepada orang-orang bodoh yg tidak mau belajar. Mereka tidak akan percaya sekaligus menertawakan penjelasan anda. Sampai hari ini masih banyak orang memamerkan kebodohannya di sosmed yg dengan bangga mengatakan covid 19 itu tidak ada dan covid 19 adalah rekayasa pemerintah untuk mencari cuan. Kalo dijelaskan lbh lanjut mereka sangat radikal dan mengatakan kalo covid benar-benar ada maka anda sudah tidak mungkin menulis di sini. Ternyata virus kebodohan jauh lebih berbahaya dari virus itu sendiri. Virus asli bisa dicari obatnya. Virus kebodohan hampir tidak ada obatnya. 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: disway.id