Kebakaran juga berdampak terhadap kendaraan yang berada di sekitar lantai 2. Nawa menyebut jumlah sepeda motor yang terdampak cukup banyak, berdasarkan identifikasi awal.
“Motor karyawan kan banyak yang di sekitar lantai 2. Puluhan kalau enggak salah, ratusan itu yang terbakar. Saya juga kurang tahu itu motor karyawan atau pengunjung, jadi satu. Cuma dari identifikasi awalnya cukup banyak,” terangnya.
BACA JUGA:Kebakaran Hutan Gunung Merapi Capai 30 Hektare, Tim Masih Lakukan Mopping Up
BACA JUGA:Kemarau Panjang dan Angin Kencang, Puluhan Kasus Kebakaran di Kota Jogja Dipicu Bakar Sampah
Mengenai penyebab kebakaran, Nawa menegaskan pihaknya belum dapat memastikan sumber maupun pemicu awal api. Informasi yang beredar di lapangan masih belum pasti.
Dalam proses pemadaman, petugas melibatkan berbagai unsur. Selain Damkar dari hampir seluruh kabupaten/kota, bantuan juga datang dari wilayah Magelang dan Klaten.
Penanganan turut melibatkan BPBD Provinsi DIY dan BPBD Sleman, PMI, Basarnas, Pamat, hingga Brimob Polda. Untuk titik api yang paling sulit ditangani saat ini berada di basement. Petugas telah memfokuskan penanganan di area tersebut sejak sekitar pukul 18.00 WIB.
Meski api sempat dikhawatirkan merembet ke area sekitar, petugas memastikan strategi pemadaman dilakukan dengan terlebih dahulu mengurung titik api agar tidak meluas.
“Insya Allah enggak, karena kita metodenya kita kurung dulu sebelum dipadamkan. Dikurung biar tidak meluas. Insya Allah tidak merembet ke tempat lain,” pungkas Nawa.