Rawon Gajah Mada (Rawon Setan)
Berbicara mengenai kuliner malam legendaris di Sidoarjo tentu tidak lengkap rasanya tanpa memasukkan nama Rawon Gajah Mada ke dalam daftar utama. Terletak di Jalan Gajah Mada, kedai rawon ini terkenal di kalangan pelancong lokal maupun luar kota karena kuahnya yang hitam pekat, kaya rempah, dan menggunakan kluwek pilihan berkualitas tinggi sehingga menghasilkan cita rasa medok yang khas.
Daging sapi yang disajikan di sini terkenal berukuran besar, empuk, dan sangat mudah dikunyah. Saking ramainya pengunjung yang datang hingga dini hari, tempat ini sering pula dijuluki sebagai salah satu warung rawon setan di Sidoarjo. Dibuka mulai pukul 11 malam hingga menjelang subuh, semangkuk rawon panas berpadu taburan tauge pendek dan sambal terasi dijamin ampuh menghangatkan tubuh di tengah dinginnya udara malam.
Rawon Al Abror
Masih di seputaran kawasan kuliner malam yang sama, terdapat satu lagi warung rawon legendaris yang tidak boleh dilewatkan, yaitu Rawon Al Abror. Kedai ini sering kali menjadi alternatif utama bagi para pemburu kuliner malam yang ingin menikmati kelezatan kuah kluwek berpadu daging empal sapi pilihan yang gurih alami.
Keistimewaan dari Rawon Al Abror terletak pada konsistensi rasa gurih kaldu dagingnya yang tidak berubah dari tahun ke tahun, membuktikan kualitas resep autentik yang terus dijaga oleh sang pemilik. Pengunjung juga bebas menambahkan berbagai lauk pendamping seperti paru goreng kering, telor asin, kerupuk udang khas Sidoarjo, hingga perkedel kentang untuk membuat pengalaman santap malam semakin sempurna dan memuaskan.
Nasi Pecel Dalu
Bagi Anda yang terbiasa terjaga hingga larut malam dan mendadak merasa kelaparan di atas pukul sepuluh malam, Nasi Pecel Dalu yang berlokasi di Jalan Garuda merupakan jawaban paling tepat. Warung pecel ini secara khusus memang membidik segmen pencinta kuliner malam dengan jam buka mulai dari pukul 10 malam hingga pukul 4 pagi.
Kelezatan nasi pecel ini terletak pada sambal kacangnya yang diracik secara pas, tidak terlalu cair dan tidak terlalu pekat, serta berpadu harmonis dengan aneka lauk pauk tradisional seperti empal, telur puyuh bumbu kecap, serta rempeyek kacang yang renyah gurih. Suasana warung yang sederhana namun akrab membuat tempat ini selalu dipenuhi oleh berbagai kalangan masyarakat, mulai dari anak muda hingga pekerja malam.
BACA JUGA : Surganya Pecinta Makanan Favorit di Kawasan Surabaya Timur dengan Cita Rasa Autentik
BACA JUGA : Kuliner Rembangan di Dragon Fruit Cafe dengan Panorama Cantik dan Harga Ramah di Kantong
Penyetan Mbok Mah
Menu penyetan memang dapat ditemukan di hampir setiap sudut kota di Indonesia, namun Penyetan Mbok Mah di Sidoarjo menawarkan sensasi kuliner malam yang berbeda berkat kelezatan sambal uleknya yang legendaris. Buka mulai dari waktu isya hingga pukul 3 pagi, warung ini membebaskan para pengunjung untuk memilih sendiri lauk mentah yang kemudian akan digoreng dadakan secara panas-panas, mulai dari ayam kampung, lele, mujair, tahu, tempe, hingga aneka jeroan dan ati ampela.
Disajikan bersama sambal tomat terasi yang pedas manis menggigit serta lalapan daun kemangi segar, menyantap hidangan sederhana ini di malam hari memberikan kenikmatan kuliner rumahan yang sangat dirindukan oleh para perantau maupun warga lokal.
Tahu Campur Abdi Rasa
Bagi para penggemar kuliner berkuah kaldu petis yang kaya rempah, Tahu Campur Abdi Rasa adalah destinasi kuliner malam yang wajib dicoba di Sidoarjo. Warung ini menyajikan hidangan tradisional khas Jawa Timuran yang terdiri atas potongan kikil sapi kenyal, potongan tahu goreng, selada segar, tauge, mie kuning, lentho singkong, serta siraman kuah kaldu daging sapi yang hangat berpadu petis udang berkualitas tinggi.