Sambi Ledok Ecopark Pakem Sleman, Tempat Healing Keluarga dengan Nuansa Alam Lereng Merapi

Minggu 07-06-2026,18:24 WIB
Reporter : Anam AK
Editor : Syamsul Falaq

SLEMAN, diswayjogja.id - Menghabiskan akhir pekan bersama keluarga di tengah suasana alam yang sejuk dan asri menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta. 

Salah satu destinasi yang kini kembali ramai dikunjungi adalah Sambi Ledok Ecopark yang berada di kawasan Pakem, Kabupaten Sleman, di lereng Gunung Merapi.

Destinasi wisata alam ini menawarkan berbagai aktivitas menarik yang cocok untuk segala usia, mulai dari bermain air di aliran Kali Kuning, flying fox, paintball, gel gun, archery, kayak, e-scooter, melukis, hingga barbeque bersama keluarga.

Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati fasilitas camping di alam terbuka, kegiatan outbound untuk kelompok maupun keluarga, hingga menyewa lokasi untuk berbagai acara seperti arisan, rapat, pesta, maupun gathering komunitas.

BACA JUGA : Dinpar Sleman Bidik Wisatawan Kelas Atas Jika Bandara Adisutjipto Kembali Beroperasi

BACA JUGA : Reaktivasi Bandara Adi Sutjipto Diyakini Dongkrak Pariwisata Sleman, Pemkab Optimis Pariwisata Makin Bergairah

Salah satu daya tarik utama Sambi Ledok Ecopark adalah suasana alamnya yang masih terjaga. Pengunjung dapat menikmati udara segar khas lereng Merapi sambil bermain di sungai yang ramah anak dengan aliran air jernih dan bebatuan alami.

Menariknya, wisatawan tidak dikenakan tiket masuk alias gratis. Pengunjung hanya perlu membayar biaya parkir kendaraan. Namun, pengelola menerapkan aturan tidak memperbolehkan membawa makanan dan minuman dari luar kawasan wisata.

Citra Sari, pengunjung asal Bantul yang datang bersama keluarganya, mengaku sengaja memilih Sambi Ledok Ecopark untuk mengisi liburan akhir pekan sekaligus mengenalkan anak pada suasana alam.

"Ini bersama keluarga menikmati liburan karena anak ingin bermain air. Kebetulan Ledok Sambi juga sedang viral lagi. Murah, banyak wahana yang bagus, dan bisa mengenalkan anak dengan alam daripada main handphone terus," ujar Citra kepada Disway Jogja, Minggu (7/6/2026).

BACA JUGA : Bus Pariwisata Dilarang Masuk Parkir Senopati Mulai 14 Maret, Ini Aturan Baru di Malioboro

BACA JUGA : Pariwisata Jogja Ditekan Biaya dan Perubahan Wisatawan di 2026

Ia mengatakan anaknya telah mencoba beberapa wahana yang tersedia, mulai dari flying fox hingga paintball sebelum akhirnya bermain air di sungai.

"Tadi anak saya mencoba flying fox dan bermain paintball. Sekarang dia bermain air di sungai. Asyik ya, alami, banyak batuannya juga," katanya.

Hal serupa disampaikan Wulan Kurnia Putri, wisatawan asal Magelang yang datang bersama rombongan keluarga besar. Menurutnya, berbagai wahana permainan membuat pengalaman berwisata menjadi lebih menyenangkan.

Kategori :