YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta mengintensifkan pelayanan kesehatan hewan (yanduan) menjelang perayaan Idul Adha 2026.
Medik Veteriner Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Imam Abror, mengungkapkan bahwa pemeriksaan meliputi berbagai aspek kesehatan hewan, yang berlangsung tiga hari difokuskan untuk memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak.
“Pelayanannya berupa pemeriksaan hewan, pengobatan cacing, serta pemberian vitamin,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/4/2026).
Selama tiga hari pelaksanaan, petugas telah memeriksa puluhan sapi dan ratusan kambing serta domba di berbagai wilayah Kota Yogyakarta.
BACA JUGA : Kasus PMK Naik di DIY, Vaksinasi Sapi dan Domba Dipercepat
BACA JUGA : Yogyakarta Bebas Rabies dan PMK, Vaksinasi Hewan Gratis Berlanjut 2026
“Sekitar 20 ekor sapi dan lebih dari 100 kambing dan domba sudah diperiksa. Khusus di wilayah Wirobrajan, tercatat sekitar 50 ekor sapi,” ujar Imam.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, mayoritas hewan dinyatakan dalam kondisi sehat. Petugas hanya memberikan vitamin dan obat cacing sebagai langkah pencegahan penyakit.
“Untuk hewan bunting, penanganan dilakukan lebih hati-hati, hanya diberikan vitamin tanpa obat cacing,” katanya.
Imam menegaskan, kewaspadaan terhadap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tetap menjadi perhatian utama. Meski demikian, hingga saat ini tidak ditemukan kasus PMK selama kegiatan pemeriksaan berlangsung.
BACA JUGA : Kasus Evakuasi Hewan di Kota Jogja Meledak, 771 Laporan Didominasi Sarang Tawon dan Ular
BACA JUGA : Cegah Peredaran Daging Glonggongan dan Ayam Tiren, Pemkab Brebes Perketat Pengawasan Pangan Hewan
“Hal ini menjadi indikator positif kesiapan Kota Yogyakarta dalam menghadapi Idul Adha tahun ini,” bebernya.
Pemerintah juga mengimbau peternak dan pedagang untuk menjaga kesehatan ternak, mulai dari pakan hingga penerapan biosekuriti.
Sementara masyarakat yang hendak membeli hewan kurban diminta lebih teliti.