Dia menyebut meningkatnya mobilitas masyarakat, keterbatasan tiket moda transportasi lain seperti kereta api dan pesawat, serta dukungan infrastruktur tol menjadi faktor utama lonjakan arus balik.
BACA JUGA : Arus Balik Memuncak, Kendaraan Masuk GT Purwomartani Dibuka hingga Pukul 10 Malam
BACA JUGA : Arus Kendaraan di Tol Purwomartani Melonjak, Polisi Siapkan Pengalihan Arus ke Prambanan
“Dengan adanya tol, waktu tempuh jadi lebih singkat. Sekarang ke Jakarta naik bus bisa 7,5 sampai 8 jam, hampir sama dengan kereta,” imbuhnya.
Untuk meningkatkan kenyamanan, Terminal Giwangan juga terus melakukan peningkatan fasilitas. Salah satunya dengan menambah kapasitas ruang tunggu ber-AC dari sebelumnya 500 orang menjadi sekitar 800 orang.
“Kami terus menambah fasilitas agar penumpang merasa nyaman. Ke depan kapasitas ruang tunggu akan ditingkatkan hingga 1.000 orang,” pungkasnya.