Pastikan Daging Sapi Bebas Gelonggongan, Dinas Pertanian Yogyakarta Sidak Pasar

Kamis 12-03-2026,14:28 WIB
Reporter : Anam AK
Editor : Syamsul Falaq

YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta melakukan pengawasan bahan pangan segar asal hewan di sejumlah pasar tradisional menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Sidak dilakukan pada komoditas daging sapi yang banyak dikonsumsi masyarakat saat hari raya di beberapa pasar tradisional seperti Pasar Beringharjo, Pasar Kranggan, Pasar Sentul, dan Pasar Kotagede pada Kamis (12/3/2025) dini hari.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Ashardini Eka Setianingsih, mengatakan pengawasan dilakukan untuk memastikan daging sapi yang beredar di masyarakat memenuhi standar ASUH, yakni Aman, Sehat, Utuh, dan Halal.

“Pengawasan ini kami lakukan untuk memastikan bahwa daging sapi yang beredar dan dikonsumsi masyarakat di Kota Yogyakarta berada dalam kondisi ASUH, yaitu aman, sehat, utuh, dan halal,” ujarnya.

BACA JUGA : Sidak di Ritel Besar Kota Jogja, Pemkot dan BBPOM DIY Temukan Label Produk Belum Lengkap

BACA JUGA : Satgas Saber DIY Sidak Pasar Beringharjo, Cegah Penimbunan Pangan Belang Ramadan

Ashardini menjelaskan, pengawasan tidak hanya dilakukan melalui pemeriksaan fisik daging yang dijual pedagang, tetapi juga melalui pengecekan administrasi terkait asal-usul daging yang masuk ke wilayah Kota Yogyakarta.

Pemeriksaan administrasi meliputi kelengkapan dokumen serta perizinan pedagang. Hal ini untuk memastikan bahwa daging yang diperdagangkan berasal dari rumah pemotongan hewan (RPH) yang telah memiliki sertifikasi dan Nomor Kontrol Veteriner (NKV).

“Melalui pemeriksaan administrasi ini, kami ingin memastikan bahwa daging yang masuk ke Kota Yogyakarta benar-benar berasal dari rumah pemotongan hewan yang telah memiliki sertifikasi dan Nomor Kontrol Veteriner,” jelasnya.

Nomor Kontrol Veteriner menjadi indikator bahwa unit usaha produk hewan telah memenuhi standar higiene dan sanitasi sesuai ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA : Sidak Gudang Beras, Pemkot Yogyakarta Pastikan Ketersediaan Beras di Pasaran Mencukupi

BACA JUGA : Harga Cabai Fluktuatif Saat Ramadan, Sekda DIY Ajak Warga Tanam Sendiri di Pekarangan

Selain administrasi, petugas juga memeriksa kualitas daging dengan melihat kondisi fisik seperti warna, tekstur, dan aroma untuk memastikan daging masih segar dan layak dikonsumsi.  Petugas juga memastikan tidak ada praktik penjualan daging gelonggongan di pasar tradisional.

Menurut Ashardini, praktik tersebut tidak hanya merugikan konsumen, tetapi juga berpotensi menurunkan kualitas daging serta menimbulkan risiko kesehatan.

Dari hasil monitoring yang dilakukan di sejumlah pasar tradisional tersebut, pihaknya menyebutkan kondisi daging sapi yang beredar di Kota Yogyakarta secara umum masih dalam kondisi baik.

Kategori :