BACA JUGA : Kelapa Genjah Diproyeksikan Perkuat Ekonomi Petani di Sleman
Ia menjelaskan, pada tahun 2026 FKSS telah melakukan verifikasi terhadap 31 komunitas peduli sungai yang tersebar di 11 kapanewon di Kabupaten Sleman.
Komunitas tersebut menjadi garda terdepan dalam melakukan pemantauan kondisi sungai di tingkat lokal.
Meski demikian, masih terdapat beberapa kapanewon yang belum memiliki komunitas peduli sungai, di antaranya Mlati, Seyegan, Minggir, Godean, Sleman, dan Prambanan.
“Ke depan kami berharap pembentukan komunitas peduli sungai dapat menjangkau seluruh wilayah kapanewon agar pengawasan terhadap kondisi lingkungan semakin kuat,” tuturnya.
Komunitas peduli sungai yang tergabung dalam FKSS memiliki peran penting dalam berbagai kegiatan lingkungan.
Di antaranya melakukan aksi bersih sungai, memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan, serta melaporkan indikasi pencemaran kepada instansi terkait.
BACA JUGA : BPBD Sleman Tetapkan Dua Status Siaga, Merapi dan Cuaca Ekstrem
BACA JUGA : DLH Sleman Dorong Penggunaan Pupuk Kandang Matang untuk Tingkatkan Kualitas Air Sungai
Selain itu, forum komunitas juga mendukung upaya restorasi bantaran sungai dan pengurangan sampah domestik yang berpotensi mencemari aliran sungai.
“Melalui keterlibatan komunitas, pengawasan sosial terhadap potensi pencemaran menjadi lebih kuat karena masyarakat terlibat langsung dalam menjaga lingkungannya,” imbuhnya.
Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah terus memberikan pembinaan dan fasilitasi terhadap berbagai kegiatan komunitas sungai agar gerakan tersebut dapat berkembang secara berkelanjutan.
Selain penguatan komunitas sungai, DLH Sleman juga aktif menjalankan berbagai program lingkungan, salah satunya melalui Program Kampung Iklim (ProKlim).
Melalui program tersebut, pemerintah daerah mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.
Kegiatan yang dilakukan antara lain sosialisasi ProKlim, sosialisasi pembuatan biopori, sosialisasi penanaman pohon, hingga pemberian bibit tanaman untuk menambah luas vegetasi di lingkungan masyarakat.
BACA JUGA : BPBD Sleman Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Jelang Lebaran 2026