diswayjogja.id – Sektor pariwisata di Kota Batam kembali menunjukkan taringnya dengan menghadirkan inovasi hiburan yang belum pernah ada sebelumnya. Pada bulan Oktober ini, suasana malam di pulau yang berbatasan langsung dengan Singapura tersebut diprediksi akan berubah drastis menjadi sebuah pemandangan yang puitis dan penuh cahaya. Kehadiran acara bertajuk Sky Lantern Festival ini menandai babak baru dalam kalender acara tahunan Batam, di mana tradisi pelepasan lampion yang biasanya ditemukan di negara-negara seperti Thailand atau Taiwan, kini hadir di depan mata masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara.
Event berskala internasional ini bukan sekadar hiburan visual semata, melainkan simbol kebangkitan ekonomi kreatif pascapandemi yang melibatkan kolaborasi lintas negara. Dengan memilih lokasi yang strategis, festival ini diharapkan mampu menjadi magnet bagi ribuan pengunjung yang merindukan suasana festival luar ruangan yang hangat namun tetap tertata rapi. Batam, yang selama ini dikenal sebagai pusat industri dan belanja, kini mempertegas identitasnya sebagai destinasi wisata budaya dan hiburan yang mampu bersaing di kancah regional Asia Tenggara.
Antusiasme masyarakat terhadap festival ini sudah mulai terasa sejak pengumuman perdana disebarkan melalui berbagai platform media sosial. Bagi warga lokal, ini adalah kesempatan langka untuk menikmati pertunjukan kelas dunia tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke luar negeri. Sementara itu bagi para pelancong, festival ini menawarkan alasan tambahan untuk menjadikan Batam sebagai tujuan utama liburan akhir pekan mereka. Kehadiran festival ini juga membuktikan bahwa Batam memiliki infrastruktur dan kreativitas yang mumpuni untuk menyelenggarakan perhelatan besar yang menggabungkan berbagai elemen seni.
Penyelenggaraan Sky Lantern Festival ini juga menjadi bukti nyata bagaimana kolaborasi antara promotor acara profesional dengan pelaku industri perhotelan dapat menciptakan sinergi yang luar biasa. Dengan konsep yang matang, festival ini tidak hanya menjanjikan keindahan visual lampion di langit, tetapi juga paket pengalaman yang melibatkan panca indera mulai dari pendengaran lewat musik live, hingga indera perasa melalui festival kuliner. Mari kita telusuri lebih jauh mengenai detail acara yang akan mengubah wajah malam di Batam selama enam malam berturut-turut ini.
BACA JUGA : Romantis dan Menenangkan, Inilah 5 Pilihan Wisata Glamping Indah di Batam untuk Akhir Pekanmu
BACA JUGA : 7 Daftar Makanan Lezat Khas Batam Menggugah Selera, Nikmat Dikonsumsi saat Hujan
Kemeriahan di Green Rose Hotel
Pusat kemeriahan dari festival yang sangat dinantikan ini akan mengambil tempat di kawasan Green Rose Hotel Batam. Selama enam malam penuh, area hotel ini akan disulap menjadi sebuah arena perayaan yang semarak. Versa Events, sebuah penyelenggara acara ternama asal Singapura, bertindak sebagai otak di balik kemegahan festival ini. Mereka berkomitmen untuk menghadirkan atmosfer karnaval yang kental, lengkap dengan berbagai instalasi seni lampion yang disusun secara estetik di berbagai sudut lokasi, memberikan latar belakang foto yang sangat instagrammable bagi para pengunjung.
Salah satu kebijakan yang paling menarik dari pihak penyelenggara adalah ditiadakannya biaya tiket masuk atau gratis bagi masyarakat umum. Kebijakan ini diambil untuk memastikan bahwa kemeriahan festival dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Meskipun akses masuk diberikan secara cuma-cuma, kualitas hiburan yang ditawarkan tetap berada di level premium, mencakup pertunjukan kembang api yang akan memecah kesunyian malam serta pementasan budaya yang menunjukkan kekayaan warisan lokal dan internasional.
Eksplorasi Aktivitas: Dari Pelepasan Lampion hingga Zona Kuliner.
Momen Magis Pelepasan Lampion yang Ramah Lingkungan
Puncak dari setiap malam di festival ini adalah prosesi pelepasan lampion ke angkasa. Namun, ada satu inovasi penting yang diperkenalkan oleh panitia untuk menjaga kelestarian lingkungan dan keamanan navigasi udara. Setiap lampion yang diterbangkan akan tetap terikat dengan tali khusus. Teknik ini memungkinkan lampion tetap menghiasi langit dengan indah tanpa terbang liar ke pemukiman atau laut. Setelah acara selesai, pengunjung dapat menarik kembali lampion mereka untuk dibawa pulang sebagai cenderamata atau dikumpulkan kembali oleh panitia agar tidak menjadi sampah yang mencemari alam.
BACA JUGA : Terpopuler 2025! 8 Wisata Paling Hits Batam 2025, Wajib Masuk List Liburanmu
BACA JUGA : Daya Tarik Memukau Pengunjung, Simak 6 Destinasi Wisata Seru di Batam Paling Eksotis
Panggung Hiburan dengan Deretan Pengisi Acara Berbakat